Bali Aktual

Minggu, 20 September 2026

Sekaa Arja Sudhamala Klungkung Tampil Perdana di PKB XLVIII

Sekaa Dramatari Arja Sudhamala dari Desa Tangkas, Klungkung, tampil perdana dalam Utsawa Arja Klasik PKB XLVIII di Kalangan Ayodya, Denpasar, pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: bali ubud danseur.
Foto arsip: bali ubud danseur. · Foto: Yves Picq http://veton.picq.fr / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Denpasar — Sekaa Dramatari Arja Sudhamala dari Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, tampil dalam Utsawa (Parade) Arja Klasik pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Sabtu, 20 Juni 2026, sebagai duta Kabupaten Klungkung.

Penampilan ini menjadi ajang perdana sekaa tersebut di PKB sekaligus menandai keikutsertaan kelompok yang baru terbentuk sekitar empat bulan sebelum pementasan. Menurut laporan Balijani.id dan Tatkala, pembentukan sekaa ini bagian dari komitmen Kabupaten Klungkung dalam pelestarian seni tradisional Bali melalui pelibatan generasi muda.

Dalam parade Arja Klasik itu, Sekaa Dramatari Arja Sudhamala mengangkat lakon berjudul Aji Pemalik Sumpah yang digarap oleh pembina tari I Gede Lepang. Tatkala mencatat, Lepang juga menjadi penggagas cerita sekaligus pembina dramatari Arja Sudhamala yang didukung Sanggar Sudamala, Desa Tangkas.

Lakon “Aji Pemalik Sumpah” di Kalangan Ayodya

Menurut laporan Tatkala, lakon Aji Pemalik Sumpah berkisah tentang Kerajaan Sura Raksa yang diguncang kekacauan karena sang raja tidak lagi memikirkan rakyat dan kerajaannya. Dalam cerita itu, situasi kerajaan memburuk ketika keserakahan dan amarah menguasai istana, sehingga kehidupan rakyat terabaikan.

Penulis Tatkala menggambarkan pementasan di Kalangan Ayodya pada malam 20 Juni 2026 berlangsung meriah, dengan penonton terus berdatangan menyaksikan dramatari Arja Sudhamala sebagai bagian dari Utsawa Arja Klasik. Humor, dialog spontan, dan dinamika adegan disebut memperkuat daya tarik pementasan yang memadukan unsur drama, tari, dan nyanyian khas Arja.

Dalam pemberitaan Balijani.id, Utsawa Arja Klasik oleh Sanggar Sudamala, Desa Tangkas, dicatat sebagai salah satu agenda resmi duta Kabupaten Klungkung pada PKB XLVIII tahun 2026. Jadwal lengkap PKB yang diterbitkan berbagai media mencantumkan kegiatan tersebut berlangsung pada 20 Juni 2026 pukul 18.30 Wita di Kalangan Ayodya.

Regenerasi Arja dan Keterlibatan Seniman Muda

Balijani.id menyebut partisipasi Kabupaten Klungkung dalam PKB XLVIII sebagai bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya Bali, dengan mengikuti berbagai parade dan lomba, termasuk Utsawa Arja Klasik oleh Sanggar Sudamala. Dalam konteks ini, kehadiran Sekaa Dramatari Arja Sudhamala diposisikan sebagai ruang ekspresi bagi sekaa baru dan generasi muda pendukung Arja.

Tatkala menulis bahwa Sekaa Dramatari Arja Sudhamala baru pertama kali pentas di ajang PKB dan baru terbentuk sekitar empat bulan, namun mampu tampil total dalam pementasan Arja klasik tersebut. Keterangan ini menunjukkan adanya proses latihan intensif dalam kurun waktu singkat menjelang PKB, meski rincian jadwal latihan harian dan pola pembinaan tidak dijelaskan secara rinci.

Situs resmi Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Klungkung menegaskan PKB XLVIII 2026 sebagai wadah apresiasi dan pelestarian seni tradisi dengan tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”. Partisipasi Klungkung sebagai duta daerah pada sejumlah kategori kesenian, termasuk Arja, menjadi bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan yang melibatkan berbagai sekaa di tingkat desa.

Identitas Klungkung dalam Pementasan

Penggambaran Tatkala menyatakan dukungan Sanggar Sudamala, Desa Tangkas, dalam pementasan Arja klasik ini menonjolkan kekuatan seni tradisi Klungkung. Dalam pemberitaan lain, Klungkung juga tampil dengan beragam kesenian seperti Barong Nongkling dan fragmen heroik pada Peed Aya PKB XLVIII, yang menunjukkan konsistensi daerah tersebut membawa identitas budayanya ke panggung provinsi.

Pementasan Aji Pemalik Sumpah dari Sekaa Dramatari Arja Sudhamala memperkaya ragam tampilan Arja klasik di PKB XLVIII, sekaligus memperlihatkan peran sekaa baru dari desa dalam menjaga keberlanjutan seni pertunjukan tradisional Bali.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.