Pemprov Bali Perkuat Pendampingan dan Akses Pasar bagi 448.734 UMKM
Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali memperkuat pendampingan legalitas, akses pembiayaan, dan perluasan pasar bagi 448.734 UMKM melalui layanan PLUT, kegiatan business matching, serta fasilitasi stan gratis di Pesta Kesenian Bali 2026.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 4 menit baca
Denpasar — Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Bali memperkuat pendampingan dan perluasan akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah melalui program inkubasi, penguatan legalitas, serta kegiatan business matching dengan mitra usaha dan pembeli berorientasi ekspor.
Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan UMKM Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Purnama, sebagian besar dari total 448.734 UMKM di Bali masih berada pada skala mikro sehingga membutuhkan pembinaan berkelanjutan dalam hal legalitas, kapasitas usaha, dan pemasaran.
Purnama menjelaskan, pemerintah daerah mendampingi pelaku UMKM dalam pengurusan legalitas usaha, termasuk Nomor Induk Berusaha (NIB), sekaligus memperkuat pemasaran melalui perluasan akses pasar dan pertemuan bisnis dengan mitra usaha. Program tersebut dijalankan bersama pemerintah kabupaten/kota, perbankan, dan BPJS Ketenagakerjaan untuk menopang pembiayaan serta perlindungan tenaga kerja.
Pendampingan legalitas dan akses pasar
Data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali yang dikutip media nasional menunjukkan bahwa jumlah UMKM di Bali yang terdata mencapai 448.734 unit, dengan 310.526 UMKM telah memiliki NIB dan 7.198 UMKM memiliki sertifikat halal.
Pemerintah daerah menyediakan layanan pendampingan legalitas dan konsultasi usaha melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Koperasi dan UMKM di kabupaten/kota. Layanan ini mencakup bimbingan teknis pengelolaan usaha dan literasi keuangan, serta fasilitasi bagi pelaku UMKM untuk mengakses pembiayaan, antara lain melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Selain penguatan legalitas, Dinas Koperasi dan UKM Bali menjalankan kegiatan business matching yang mempertemukan pelaku UMKM dengan mitra usaha, termasuk buyer berorientasi ekspor. Kegiatan ini digelar di berbagai daerah, seperti Buleleng, sebagai bagian dari program optimalisasi akses pasar UMKM.
PKB sebagai ruang promosi UMKM kuliner
Pesta Kesenian Bali (PKB) menjadi salah satu wahana utama promosi bagi UMKM kuliner dan industri kecil menengah di Bali. Pada PKB XLVIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali memfasilitasi stan pameran IKM Bali Bangkit dan UMKM kuliner tanpa biaya sewa.
Dalam penyelenggaraan PKB 2026, Diskop UKM Bali memfasilitasi puluhan pelaku UMKM kuliner untuk berjualan secara gratis di kawasan Taman Budaya Art Center. Pelaku usaha dibagi dalam dua kelompok agar lebih banyak UMKM memperoleh kesempatan berpartisipasi selama masa pameran.
Data Diskop UKM Bali yang dikutip media lokal menunjukkan bahwa transaksi UMKM kuliner selama 10 hari pertama PKB 2026 mencapai Rp1,88 miliar. Pemerintah provinsi menargetkan perputaran ekonomi sektor kuliner UMKM selama satu bulan penyelenggaraan PKB dapat menembus sedikitnya Rp5 miliar, merujuk capaian PKB tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp5 miliar.
Dalam pernyataan terpisah, Gubernur Bali Wayan Koster menyebut total omzet penjualan dari 74 stan kuliner PKB 2026 mencapai sekitar Rp5 miliar, sementara stan IKM Bali Bangkit yang terdiri atas 124 pedagang meraih omzet sekitar Rp11,3 miliar. Jika digabung, perputaran ekonomi kuliner dan IKM dalam ajang tersebut melampaui Rp16 miliar.
Upaya mendorong UMKM naik kelas
Pemerintah provinsi menempatkan penguatan legalitas usaha, akses pembiayaan, serta perluasan akses pasar sebagai fondasi untuk mendorong UMKM naik kelas. Menurut Purnama, pendampingan dilakukan secara bertahap melalui pelatihan, konsultasi, dan fasilitasi pertemuan bisnis.
Program business matching diarahkan untuk mempertemukan UMKM dengan mitra usaha yang berorientasi ekspor dan pelaku industri terkait, sehingga pelaku UMKM tidak hanya mengandalkan penjualan di tingkat lokal. Sementara itu, fasilitasi stan gratis di PKB memberi peluang promosi dan penguatan jaringan pemasaran bagi pelaku kuliner tradisional dan IKM.
Dinas Koperasi dan UKM Bali juga menyediakan kanal data keragaan UMKM dan koperasi yang diperbarui secara berkala. Data ini menjadi rujukan perencanaan program pembinaan dan pengembangan usaha di tingkat provinsi.
Sumber
- Media Indonesia - Jumlah UMKM di Bali
- Media Kampung - Pemerintah Dorong Ratusan Ribu UMKM Bali Naik Kelas Melalui Pendampingan dan Akses Pasar
- Bali Post - Dalam 10 Hari, Transaksi UMKM Kuliner di PKB 2026 Tembus Rp1,88 Miliar
- Detik Bali - Koster: Pengunjung PKB 2026 Capai 1,8 Juta Orang, Omzet Jualan Rp 16 Miliar
- RRI Denpasar - Dorong UMKM Bali Naik Kelas, Stan PKB 2026 Digratiskan
- Disdagperinkopukm Buleleng - Dukung Program Pengembangan UMKM melalui kegiatan Business Matching Optimalisasi Akses Pasar UMKM
- Diskop UKM Provinsi Bali - Data Keragaan UMKM
Berita berikutnya

Investasi KEK Kura Kura Bali Tembus Rp1,62 Triliun hingga Kuartal I 2026
Hingga kuartal I 2026, realisasi investasi KEK Kura Kura Bali mencapai Rp1,62 triliun dengan 2.146 tenaga kerja.

