PKB XLVIII 2026 Libatkan 23.936 Seniman Bali
PKB XLVIII 2026 berlangsung 13 Juni-11 Juli dengan tema Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha. Pemprov Bali menyebut festival itu melibatkan 23.936 seniman dan menjadi ruang regenerasi seni lintas usia.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Denpasar — Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII 2026 berlangsung pada 13 Juni-11 Juli 2026 di Taman Werdhi Budaya Art Center, Denpasar, dengan tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”. Pemerintah Provinsi Bali menyebut festival ini melibatkan 23.936 seniman dari 307 sekaa, sanggar, dan yayasan seni.
Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan keterlibatan anak-anak, remaja, dan seniman muda menunjukkan regenerasi pelaku seni di Bali berjalan langsung dan berkelanjutan. Pernyataan itu ia sampaikan saat membuka PKB XLVIII di Art Center Denpasar pada 13 Juni 2026.
Menurut Pemerintah Provinsi Bali, tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” dimaknai sebagai upaya memuliakan jiwa paripurna. Festival ini juga memuat 10 agenda utama, yakni Peed Aya, Rekasadana, Kandarupa, Utsawa, Wimbakara, Kriyaloka, Widyatula, Adi Sewaka Nugraha, Jantra Tradisi Bali, dan Bali World Culture Celebration.
Partisipasi kelompok usia dini dan pelajar menjadi salah satu ciri pembukaan tahun ini. Dalam penampilan awal PKB, anak-anak dan peserta muda ikut tampil bersama kelompok seni lain dalam pawai dan pertunjukan pembuka di kawasan Art Center.
Regenerasi seni di panggung PKB
Data yang disampaikan panitia menunjukkan PKB 2026 tidak hanya menjadi ruang tampil bagi kelompok mapan, tetapi juga tempat berjumpanya pelaku seni lintas usia. Kehadiran kelompok dari tingkat lokal, nasional, hingga internasional menunjukkan festival ini terus memperluas jejaring pertunjukan.
Di luar panggung pertunjukan, PKB menyediakan ruang belajar melalui Kriyaloka dan Widyatula. Dua agenda itu memberi kesempatan bagi seniman untuk bertukar pengetahuan, meski rincian materi dan tindak lanjut bagi peserta muda tidak diuraikan dalam informasi yang tersedia.
Selain itu, Jantra Tradisi Bali kembali dihadirkan untuk memberi ruang pada permainan tradisional dan kearifan lokal. Agenda ini menempatkan PKB bukan hanya sebagai festival tontonan, melainkan juga wahana pewarisan pengetahuan budaya.
Jumlah peserta yang besar memperlihatkan skala perhelatan budaya ini. Dengan 23.936 seniman, PKB 2026 tetap menjadi salah satu agenda seni terbesar di Bali dan melibatkan 307 wadah kesenian dari beragam daerah serta latar organisasi.
Tema tahun ini juga dipakai pemerintah provinsi untuk menegaskan hubungan antara seni, budaya, dan pembentukan karakter. Dalam sambutan pembukaan, Koster menautkan regenerasi seni dengan keberlanjutan kebudayaan Bali di tengah perubahan sosial.
Meski demikian, festival ini terutama memperlihatkan proses pewarisan di ruang pertunjukan. Informasi yang tersedia belum merinci program lanjutan yang secara khusus ditujukan untuk mendukung profesi seniman muda setelah festival berakhir.
PKB XLVIII 2026 ditutup pada 11 Juli 2026 setelah rangkaian kegiatan selama satu bulan penuh. Dengan skala peserta dan ragam agenda yang luas, festival ini kembali menempatkan regenerasi sebagai bagian penting dari ekosistem seni Bali.
Sumber
Berita berikutnya

Ratusan Krama Songan Ikuti Melasti di Tepi Danau Batur
Ratusan krama Desa Adat Songan mengikuti upacara Melasti di Pura Segara, tepi Danau Batur, Jumat, 18 September 2026. Prosesi ini menjadi bagian awal K…
Baca juga


