Bali Aktual

Selasa, 22 September 2026

Ratusan Krama Songan Ikuti Melasti di Tepi Danau Batur

Ratusan krama Desa Adat Songan mengikuti upacara Melasti di Pura Segara, tepi Danau Batur, Jumat, 18 September 2026. Prosesi ini menjadi bagian awal Karya Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Danau di kawasan Batur, Kintamani, Bali.
Foto arsip: Danau di kawasan Batur, Kintamani, Bali. · Foto: CEphoto, Uwe Aranas / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Bangli — Ratusan krama Desa Adat Songan, Kecamatan Kintamani, Bangli, mengikuti upacara Melasti di Pura Segara, kawasan tepi siring Danau Batur, Jumat, 18 September 2026.

Menurut laporan harian Bali Post yang terbit 20 September 2026, prosesi ini menjadi bagian awal rangkaian Karya Tawur Agung Manca Wali Krama yang digelar di Pura Hulundanu Batur, Desa Adat Songan.

Krama membawa berbagai sarana upacara dan mengiringi Ida Betara menuju Pura Segara.

Ketua Umum Karya, I Gede Darmawa, mengatakan dalam rangkaian Melasti dilakukan penyucian pretima dan pralingga yang diiringi krama.

Ia menjelaskan prosesi itu dimaknai sebagai upaya penyucian Bhuana Agung atau alam semesta, sehingga pelaksanaan karya diharapkan berlangsung dalam suasana suci dan harmonis.

Rangkaian menuju Tawur Agung

Menurut Darmawa, Melasti di Pura Segara menjadi tahap awal dari rangkaian panjang Karya Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur.

Dalam pernyataannya pada audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Klungkung, panitia karya memaparkan bahwa rangkaian Karya Tawur Agung Manca Wali Krama berlangsung sejak 12 Agustus hingga 7 Oktober 2026, dengan puncak karya pada 26 September 2026.

Upacara besar yang digelar setiap sepuluh tahun sekali itu dimaksudkan sebagai momentum mendoakan kerahayuan, keselamatan, serta menjaga keharmonisan alam dan spiritual Bali, dengan Danau Batur dipandang sebagai salah satu sumber air penting.

Tiga sulinggih memuput Melasti

Bali Post melaporkan, prosesi Melasti di tepi Danau Batur dipuput tiga sulinggih.

Suasana khidmat terlihat ketika berbagai sarana upacara dan pratima diiring menuju kawasan Pura Segara untuk menjalani proses penyucian.

Krama mengikuti tahapan upacara dengan tertib, mengiringi Ida Betara dan sarana upakara dari desa menuju Pura Segara di tepi danau.

Menurut pemberitaan yang sama, seluruh tahapan Melasti menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian Karya Tawur Agung Manca Wali Krama yang digelar bertahap di Pura Hulundanu Batur.

Danau Batur dalam praktik yadnya

Sejumlah laporan media lokal menyebutkan, rangkaian Karya Tawur Agung Manca Wali Krama di Pura Hulundanu Batur juga memuat upacara Danu Kertih dan pamendak tirta amertha di tengah Danau Batur.

Dalam salah satu prosesi Danu Kertih, para pejabat daerah dan krama mengikuti mendak tirta amertha dan mulang pakelem di danau sebagai bagian permohonan kerahayuan dan keseimbangan alam.

Menurut ajaran yadnya yang dijelaskan dalam berbagai sumber keagamaan, Melasti dan upacara terkait dilaksanakan untuk menyucikan pratima, pusaka pura, dan alam, sekaligus memohon keharmonisan hubungan manusia dengan Bhuana Agung dan Bhuana Alit.

Dalam konteks Karya Tawur Agung Manca Wali Krama, rangkaian prosesi di Pura Segara dan Danau Batur menjadi sarana masyarakat Desa Adat Songan menjaga kesinambungan tradisi dan kehidupan spiritual di kawasan hulundanu.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Budaya

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.