Pemprov Bali Bantu 27 Petani Gagal Panen di Jembrana
Pemprov Bali menyalurkan Rp304 juta kepada 30 warga terdampak bencana di Jembrana. Sebanyak 27 penerima adalah petani yang gagal panen akibat kekeringan.
Oleh Pandi Muktar
· 1 menit baca
Jembrana — Pemerintah Provinsi Bali menyalurkan bantuan sosial Rp304 juta kepada 30 warga terdampak bencana dan musibah di Kabupaten Jembrana pada Kamis, 5 November 2026. Penyerahan berlangsung di Balai Subak Pangkung Buluh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara.
Dari jumlah tersebut, 27 penerima merupakan petani yang mengalami gagal panen akibat kekeringan. Bantuan mencakup perbaikan rumah masyarakat serta penguatan ekonomi bagi petani. Penyaluran dilakukan oleh Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya.
Para petani penerima bantuan berasal dari Desa Kaliakah, Manistutu, dan Banyubiru. Bantuan untuk petani ini merupakan tahap pertama. Usulan bantuan tahap kedua dari Kabupaten Jembrana masih dalam proses verifikasi.
Bantuan tahap pertama menyasar 27 petani di Jembrana
Penyaluran kali ini menjadi penyaluran bantuan sosial yang kesepuluh di Kabupaten Jembrana sepanjang 2026. Setelah tambahan Rp304 juta, total bantuan sosial Pemerintah Provinsi Bali kepada masyarakat terdampak bencana dan musibah di Jembrana hingga November 2026 mencapai Rp811,5 juta.
Bagi pembaca di Jembrana, perubahan yang perlu dicatat hari ini adalah bantuan tahap pertama sudah disalurkan kepada 27 petani yang gagal panen akibat kekeringan. Pengajuan tahap kedua belum menjadi penyaluran dan masih menunggu hasil verifikasi.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pemerintahan
Pemprov Bali Siapkan Opsi Insentif Kendaraan Listrik 2027
Pemprov Bali menyebut opsi insentif pajak kendaraan listrik pada 2027 sebesar 25 persen, 50 persen, atau 75 persen. Keputusan masih menunggu pemerinta…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga




