Bali Aktual

Jumat, 6 November 2026

Bali Siagakan 446 Personel Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Pemprov Bali menyiagakan 446 personel gabungan dan 42 unit kendaraan di Denpasar untuk mengantisipasi banjir, longsor, banjir rob, dan abrasi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Beberapa orang berhelm kuning membalikkan perahu karet di air sungai yang keruh.
Ilustrasi: Beberapa orang berhelm kuning membalikkan perahu karet di air sungai yang keruh. · Foto: Tanpa nama / rawpixel (Openverse), CC0

Denpasar — Pemerintah Provinsi Bali menyiagakan 446 personel gabungan pada Kamis, 5 November 2026, untuk mengantisipasi banjir, tanah longsor, banjir rob, dan abrasi di wilayah Bali. Kesiapan itu ditandai apel di Lapangan Iptu Soetardjo, Mako Brimob, Tohpati, Denpasar.

Personel berasal dari Kodam IX/Udayana, Polda Bali, Ditpolair, Polres Bandara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, Basarnas Bali, serta unsur tenaga kesehatan. Sebanyak 42 unit kendaraan dan sarana pendukung juga disiapkan untuk menunjang operasi penanganan bencana.

Apel dipimpin Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta dan melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), BPBD, Basarnas, serta tenaga kesehatan. Kekuatan gabungan itu dapat digerakkan sewaktu-waktu apabila terjadi kondisi darurat di wilayah Bali.

446 personel dan 42 kendaraan menjadi kesiapan yang perlu diketahui warga

Bagi warga di Denpasar dan kabupaten/kota lain di Bali, langkah ini berarti dukungan penanganan darurat telah disiapkan lintas instansi. Ancaman yang diantisipasi mencakup banjir, tanah longsor, banjir rob, dan abrasi, terutama saat memasuki musim hujan.

Lokasi apel berada di Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar. Pemerintah Provinsi Bali juga menekankan kesiapan fisik, mental, kendaraan, dan peralatan operasional agar pengerahan tidak terhambat ketika bencana terjadi.

Selain pengerahan personel, koordinasi lintas sektor dan sistem peringatan dini diperkuat. Mekanisme koordinasi serta komando penanganan diminta dibuat jelas supaya personel, peralatan, dan bantuan kepada masyarakat dapat digerakkan secara efektif.

Untuk pembaca hari ini, perubahan utamanya adalah tersedianya 446 personel gabungan dan 42 unit kendaraan yang dapat dikerahkan sewaktu-waktu dalam kondisi darurat di Bali.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.