Bali Aktual

Senin, 21 September 2026

Minikino Film Week 12 dan UDG XXXIII Meramaikan Bali pada 16 September

Pada 16 September 2026, Minikino Film Week 12 menggelar pemutaran film pendek di Dharma Negara Alaya, Denpasar, sementara Utsawa Dharma Gita XXXIII ditutup di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, menandai pertemuan dua agenda budaya…

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 4 menit baca

Denpasar — Dua agenda budaya berlangsung bersamaan di Bali pada Rabu, 16 September 2026: Minikino Film Week 12 (MFW12), festival film pendek internasional yang digelar 11–18 September 2026 di berbagai lokasi di Bali, serta penutupan Utsawa Dharma Gita (UDG) XXXIII Provinsi Bali di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Denpasar.

Menurut laporan TribunTrends, MFW12 atau Bali International Short Film Festival menghadirkan program pemutaran di sejumlah ruang kreatif di Denpasar dan sekitarnya pada rentang 11–18 September 2026. Media internasional Indieshortsmag menyebut festival ini menyeleksi 122 film pendek dari 60 negara dan menjadikan Denpasar sebagai hub utama, dengan lokasi inti antara lain MASH Denpasar Art House Cinema, Rumah Tanjung Bungkak, dan Dharma Negara Alaya (DNA).

Salah satu film yang dapat disaksikan pada 16 September 2026 adalah A Sunday at Eleven karya sutradara Alicia K. Harris dari Kanada. Artikel ulasan di laman resmi Minikino menjelaskan bahwa film berdurasi sekitar sembilan menit ini mengangkat isu identitas dan pengalaman rasial, khususnya terkait komunitas kulit hitam, melalui pendekatan visual.

Minikino mencantumkan jadwal bahwa A Sunday at Eleven diputar dalam program berlabel usia Minikino 13+ di beberapa lokasi selama festival, termasuk pemutaran pada Rabu, 16 September 2026 pukul 11.00 WITA di Ruang Audio Visual Dharma Negara Alaya, Denpasar. DNA disebut sebagai gedung kreatif di Kota Denpasar dengan kapasitas sekitar 90 kursi untuk ruang audio visual.

Dua agenda dengan karakter berbeda

MFW12 digelar sebagai festival film pendek tahunan yang memanfaatkan berbagai ruang pemutaran di Denpasar dan sekitarnya. Pola penyebaran lokasi ini membuat penonton dapat berpindah dari satu ruang ke ruang lainnya sesuai jadwal program, termasuk DNA, MASH Denpasar Art House Cinema, dan Rumah Tanjung Bungkak.

Pada hari yang sama, UDG XXXIII Provinsi Bali mencapai puncak rangkaian kegiatan. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng melaporkan bahwa penutupan UDG XXXIII berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center), Denpasar, pada Rabu, 16 September 2026. Media lokal Tatkala menulis bahwa ajang seni dan budaya keagamaan Hindu tersebut resmi ditutup Gubernur Bali Wayan Koster di lokasi yang sama pada tanggal tersebut.

UDG XXXIII merupakan ajang seni dan sastra keagamaan Hindu tingkat provinsi yang mempertemukan peserta dari kabupaten/kota di Bali. Beberapa media lokal, termasuk Bali Post dan Detik, memberitakan bahwa kegiatan ini berlangsung pada 11–16 September 2026 dengan tema “Dharmagita Atmanam Dharma”. Tema itu dimaknai sebagai ajakan untuk menuntun jiwa menuju kesucian melalui tradisi dharmagita.

Data utama agenda 16 September 2026:

  • MFW12: berlangsung 11–18 September 2026 di berbagai lokasi di Bali.
  • Pemutaran: A Sunday at Eleven dalam program Minikino 13+, salah satunya Rabu, 16 September 2026 pukul 11.00 WITA di Ruang Audio Visual Dharma Negara Alaya.
  • Lokasi pemutaran: Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar.
  • UDG XXXIII: berlangsung 11–16 September 2026 di Taman Budaya Provinsi Bali.
  • Lokasi penutupan UDG XXXIII: Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar.

UDG menekankan regenerasi budaya

UDG XXXIII mengusung tema “Dharmagita Atmanam Dharma” dan mempertandingkan 11 bidang lomba dengan 37 kategori. Laporan sejumlah media lokal menyebut bidang lomba tersebut meliputi membaca Sloka, Palawakya, Kakawin, Kidung, Nyanyian Keagamaan Hindu, Gaguritan, Dharmawacana Bahasa Bali, Dharmawacana Bahasa Inggris, menghafal Sloka, Dharmawiwada, dan Dharmacarita.

Detik dan media lain mencatat bahwa Gubernur Bali Wayan Koster menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pelestarian dharmagita dan penguatan karakter. Koster juga menggarisbawahi bahwa penguasaan teknologi dan informasi perlu berjalan seiring dengan komitmen menjaga ajeg budaya Hindu di Bali.

Tatkala menulis bahwa Kabupaten Badung keluar sebagai juara umum UDG XXXIII dengan meraih 21 gelar juara I, 11 juara II, dan 3 juara III. Dalam kesempatan penutupan tersebut, Koster menyampaikan rencana agar nilai hadiah UDG ditingkatkan pada penyelenggaraan tahun berikutnya.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.