Kredit UMKM Bank BPD Bali Tumbuh 14,52 Persen hingga Agustus 2026
Kredit UMKM Bank BPD Bali tumbuh 14,52 persen secara tahunan hingga Agustus 2026, dengan nilai penyaluran sekitar Rp14,15 triliun. Ekspansi kredit produktif didukung KUR dan tetap diimbangi manajemen risiko untuk menjaga kualitas aset bank.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Denpasar — Kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Bank BPD Bali tumbuh 14,52 persen secara tahunan hingga Agustus 2026, dengan nilai penyaluran mencapai sekitar Rp14,15 triliun dari total portofolio kredit Rp26,20 triliun.
Pertumbuhan tersebut tercatat dalam keterangan resmi perseroan yang disampaikan Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma dan dipublikasikan melalui laman resmi bank serta sejumlah media nasional.
Dalam laporan kinerja itu, bank menyebut porsi kredit produktif mencapai 62,39 persen dari total portofolio kredit hingga Agustus 2026. Penyaluran diarahkan untuk mendukung sektor usaha kecil dan menengah di daerah, dengan penerapan prinsip kehati-hatian dan penguatan manajemen risiko.
Kredit UMKM dan peran sektor produktif
Bank BPD Bali menyatakan ekspansi kredit UMKM menjadi salah satu penopang pertumbuhan pembiayaan perseroan pada tahun berjalan. Menurut keterangan resmi bank, peningkatan pembiayaan ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi pelaku usaha lokal dan mendorong aktivitas ekonomi daerah.
Dalam pernyataan yang sama, manajemen bank menjelaskan bahwa penyaluran kredit modal kerja dan kredit investasi melampaui target internal, sehingga komposisi kredit produktif meningkat. Hal ini sejalan dengan strategi bank untuk memperbesar porsi pembiayaan pada sektor usaha yang menghasilkan barang dan jasa.
Di sisi lain, bank melaporkan kualitas aset yang tetap terjaga. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) gross berada di kisaran 1,03 persen, sementara Loan at Risk (LaR) sekitar 3,30 persen, sesuai data kinerja yang dipaparkan kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Kinerja KUR dan program kredit daerah
Hingga akhir Agustus 2026, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BPD Bali disebut telah mencapai sekitar 89 persen dari kuota tahun berjalan. Informasi ini disampaikan dalam publikasi resmi bank terkait penyaluran KUR dan mendapat penguatan dari pemberitaan media ekonomi nasional.
Bank menjelaskan bahwa KUR menjadi salah satu instrumen utama dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Penyaluran KUR diarahkan pada sektor-sektor produktif di berbagai daerah di Bali, dengan tujuan mendukung pembiayaan usaha, investasi, dan pengembangan kapasitas produksi.
Selain KUR, Bank BPD Bali melaporkan sejumlah program kredit yang terkait dengan kebijakan pemerintah daerah dan pusat, antara lain kredit untuk sektor pertanian, perumahan, dan pekerja migran Indonesia. Program tersebut dirancang untuk memperkuat fondasi ekonomi lokal sekaligus mendukung program pembangunan daerah.
Aset, modal, dan laba
Dari sisi permodalan, Bank BPD Bali melaporkan modal inti yang telah melampaui Rp6 triliun. Rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) berada di kisaran 30 persen, menunjukkan ruang ekspansi pembiayaan yang relatif longgar dengan tetap menjaga kehati-hatian.
Publikasi kinerja yang sama menyebut total aset bank sekitar Rp44 triliun dengan pertumbuhan tahunan di atas 6 persen. Laba bersih perseroan dilaporkan sekitar Rp945 miliar dengan pertumbuhan lebih dari 8 persen secara tahunan, sebagaimana diberitakan media keuangan nasional yang mengutip penjelasan manajemen.
Bagi pelaku usaha di Bali, pertumbuhan kredit UMKM dan KUR berpotensi memperluas akses pembiayaan untuk modal kerja dan investasi. Namun, data yang tersedia dalam laporan resmi dan pemberitaan belum merinci secara detail distribusi kredit UMKM per kabupaten dan kota di Bali, sehingga pemerataan penyaluran di luar wilayah utama pusat ekonomi belum tergambarkan secara lengkap.
Sumber
- PT Bank Pembangunan Daerah Bali – "Sokong Pendapatan Asli Daerah, ekspansi Bank BPD Bali melalui kredit produktif 62,39% dan kredit UMKM tumbuh 14,52%"
- Detik Bali – "BPD Bali Paparkan Hasil Kinerja kepada Para Pemegang Saham"
- Tribun Bali – "Perkuat Fondasi Bisnis, Bank BPD Bali dan Pemegang Saham Gelar Pertemuan Strategis"
- The Asian Post – "Bank BPD Bali Bukukan Laba Rp945 Miliar, Naik 8,14 Persen"
- CNBC Indonesia – "BPD Bali Dorong Pertumbuhan Kredit UMKM Hingga 9% di 2026"
Berita berikutnya

Pendamping PLUT Buleleng Minta UMKM Siapkan Stok dan Legalitas sebelum Go Digital
Pendamping PLUT KUMKM Buleleng, Mubayyinudin, mengingatkan pelaku UMKM menyiapkan kapasitas produksi, stok, kemasan, dan legalitas sebelum memperluas…

