Bali Aktual

Rabu, 30 September 2026

Koster Dorong Investasi China untuk Energi Bersih Bali di Sanur

Gubernur Bali Wayan Koster menawarkan peluang investasi China dalam pembangunan PLTS di Bali. Proyek berkapasitas 1.000 hingga 1.500 MWp itu masih diproses PT PLN (Persero).

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Pantai Sanur juga dikenal sebagai pantai untuk melihat matahari terbit, berlawanan dengan Pantai Kuta yang lebih dikenal dengan pemandangan matahari…
Foto arsip: Pantai Sanur juga dikenal sebagai pantai untuk melihat matahari terbit, berlawanan dengan Pantai Kuta yang lebih dikenal dengan pemandangan matahari tenggelam. · Foto: Fitri Penyalai / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Sanur — Gubernur Bali Wayan Koster mendorong investasi China untuk energi bersih di Bali pada Selasa, 29 September 2026, saat menghadiri peringatan HUT ke-77 berdirinya Republik Rakyat Tiongkok di Bali Beach Convention Center, Sanur.

Koster menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan masyarakat Tiongkok. Pertemuan itu juga menjadi kesempatan untuk mendorong penguatan kerja sama Bali dengan Tiongkok, terutama pada bidang energi bersih dan pengelolaan lingkungan.

Salah satu peluang yang ditawarkan ialah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bali. Proyek tersebut sedang diproses oleh PT PLN (Persero), yaitu perusahaan listrik negara. Kapasitas yang direncanakan berada pada kisaran 1.000 hingga 1.500 MWp.

Investasi energi bersih menyentuh kebutuhan Bali

Bagi pembaca di Denpasar dan wilayah Bali lainnya, dorongan ini berkaitan dengan arah pasokan listrik dan penggunaan energi di pulau ini. Koster menyebut Tiongkok memiliki keunggulan teknologi sekaligus kapasitas pembiayaan untuk mengembangkan energi bersih.

Ia berharap investor asal Tiongkok mengambil bagian dalam pengembangan energi terbarukan di Bali. Koster mengaitkan investasi tersebut dengan upaya mewujudkan Bali Mandiri Energi dan menjaga keberlanjutan pembangunan Bali.

Acara berlangsung di Sanur, Kota Denpasar. Sanur menjadi salah satu kawasan Bali yang sebelumnya disebut dalam pengembangan energi bersih dan kawasan rendah emisi. Dorongan investasi serta peluang pembangunan PLTS menjadi tindak lanjut yang dibahas.

Belum ada jadwal pelaksanaan proyek, tarif listrik, atau tenggat investasi yang disebut. Perubahan yang dapat dicatat pembaca hari itu adalah adanya dorongan resmi Gubernur Bali agar modal dan teknologi dari China masuk ke sektor energi bersih, sementara proyek PLTS masih dalam proses PT PLN (Persero).

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Berita Bali

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.