Koster Dorong Investasi China untuk Energi Bersih Bali di Sanur
Gubernur Bali Wayan Koster menawarkan peluang investasi China dalam pembangunan PLTS di Bali. Proyek berkapasitas 1.000 hingga 1.500 MWp itu masih diproses PT PLN (Persero).
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Sanur — Gubernur Bali Wayan Koster mendorong investasi China untuk energi bersih di Bali pada Selasa, 29 September 2026, saat menghadiri peringatan HUT ke-77 berdirinya Republik Rakyat Tiongkok di Bali Beach Convention Center, Sanur.
Koster menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan masyarakat Tiongkok. Pertemuan itu juga menjadi kesempatan untuk mendorong penguatan kerja sama Bali dengan Tiongkok, terutama pada bidang energi bersih dan pengelolaan lingkungan.
Salah satu peluang yang ditawarkan ialah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bali. Proyek tersebut sedang diproses oleh PT PLN (Persero), yaitu perusahaan listrik negara. Kapasitas yang direncanakan berada pada kisaran 1.000 hingga 1.500 MWp.
Investasi energi bersih menyentuh kebutuhan Bali
Bagi pembaca di Denpasar dan wilayah Bali lainnya, dorongan ini berkaitan dengan arah pasokan listrik dan penggunaan energi di pulau ini. Koster menyebut Tiongkok memiliki keunggulan teknologi sekaligus kapasitas pembiayaan untuk mengembangkan energi bersih.
Ia berharap investor asal Tiongkok mengambil bagian dalam pengembangan energi terbarukan di Bali. Koster mengaitkan investasi tersebut dengan upaya mewujudkan Bali Mandiri Energi dan menjaga keberlanjutan pembangunan Bali.
Acara berlangsung di Sanur, Kota Denpasar. Sanur menjadi salah satu kawasan Bali yang sebelumnya disebut dalam pengembangan energi bersih dan kawasan rendah emisi. Dorongan investasi serta peluang pembangunan PLTS menjadi tindak lanjut yang dibahas.
Belum ada jadwal pelaksanaan proyek, tarif listrik, atau tenggat investasi yang disebut. Perubahan yang dapat dicatat pembaca hari itu adalah adanya dorongan resmi Gubernur Bali agar modal dan teknologi dari China masuk ke sektor energi bersih, sementara proyek PLTS masih dalam proses PT PLN (Persero).
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kabupaten/Kota
Proyek Pelabuhan Perikanan Pengambengan Resmi Dimulai
Pengembangan PPN Pengambengan di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, dimulai pada 29 September 2026. Proyek sekitar Rp1,2 triliun ditargetk…
Terbaru di Berita Bali

Baca juga





