Penguatan Dermaga 2 Gilimanuk Ditargetkan Rampung Akhir Desember
ASDP melanjutkan penguatan Dermaga 2 Pelabuhan Gilimanuk. Pembongkaran struktur ditargetkan selesai akhir September, sedangkan proyek keseluruhan ditargetkan rampung akhir Desember 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Pelabuhan Gilimanuk — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melanjutkan penguatan Dermaga 2 Pelabuhan Gilimanuk pada 23 September 2026. Pembongkaran struktur dermaga eksisting ditargetkan selesai pada akhir September.
Mengapa ini penting: Penguatan ini menargetkan kenaikan kapasitas Dermaga 2 Gilimanuk dari 30 ton menjadi 50 ton untuk mendukung layanan penyeberangan Jawa–Bali dan kendaraan besar.
Menurut Humas ASDP Cabang Ketapang, Bintang Alfian, pekerjaan fisik di lokasi berlangsung bersamaan dengan fabrikasi komponen di luar lokasi. Komponen itu meliputi tiang pancang, movable bridge, dan sistem hidrolik.
ASDP menargetkan proyek penguatan Dermaga 2 Gilimanuk rampung pada akhir Desember 2026, sebelum posko angkutan Natal dan Tahun Baru dimulai. Pekerjaan peningkatan kapasitas tersebut telah berlangsung sejak 21 Agustus 2026.
Kapasitas dermaga naik
ASDP menyebut proyek ini meningkatkan kapasitas Dermaga 2 Gilimanuk dari 30 ton menjadi 50 ton. Kapasitas itu disiapkan untuk memperkuat keandalan layanan penyeberangan pada lintasan Jawa–Bali.
Operasional Dermaga 2 ditutup sementara selama pekerjaan berlangsung. Penutupan dilakukan untuk mendukung pembongkaran struktur dermaga dan menjaga keselamatan pengguna jasa serta pekerja proyek.
Selain proyek di Gilimanuk, ASDP mengerjakan perubahan Dermaga Ponton Ketapang menjadi dermaga movable bridge permanen berkapasitas 50 ton. Fasilitas di Ketapang itu ditargetkan beroperasi paling lambat menjelang Angkutan Lebaran 2027.
ASDP menyatakan pola operasi penyeberangan disesuaikan selama pekerjaan berlangsung bersama regulator dan pemangku kepentingan terkait. Penyesuaian tersebut ditujukan untuk menjaga kesinambungan pelayanan lintasan Ketapang–Gilimanuk.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kabupaten/Kota
BP3MI Bali Catat 11 PMI Meninggal di Luar Negeri
BP3MI Bali mencatat 11 PMI asal Bali meninggal di luar negeri hingga 22 September 2026. Jembrana menjadi daerah asal dengan kasus terbanyak.
Terbaru di Berita Bali

Berita utama hari ini

Baca juga





