Bali Aktual

Sabtu, 26 September 2026

Diskominfo Tabanan dan Komdigi Bantah Isu Pemadaman Internet Nasional

Diskominfo Tabanan dan Kementerian Komunikasi dan Digital membantah dokumen yang menyebut internet nasional akan dipadamkan pada 25–27 September 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Untaian serat optik bercahaya ungu dan biru dengan latar belakang gelap.
Ilustrasi: Untaian serat optik bercahaya ungu dan biru dengan latar belakang gelap. · Foto: Suki Lee / Pexels

Tabanan — Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan menyatakan pada Jumat, 25 September 2026, bahwa isu pemadaman internet nasional selama tiga hari adalah hoaks. Pernyataan itu disampaikan untuk wilayah Tabanan setelah informasi tersebut beredar di masyarakat.

Mengapa ini penting: Warga Tabanan tetap dapat menggunakan internet, aplikasi pesan, layanan perbankan, ATM, jaringan seluler, dan jaringan serat optik pada 25–27 September 2026.

Menurut Bali Post, Sekretaris Diskominfo Tabanan I Gusti Putu Winiantara, atas nama Kepala Diskominfo Tabanan I Made Sumerta Yasa, mengatakan kementerian tidak pernah mengeluarkan instruksi atau kebijakan pemadaman internet total. Diskominfo Tabanan juga memastikan layanan internet di wilayah tersebut tetap berjalan normal.

Kementerian Komunikasi dan Digital sebelumnya menyatakan dokumen yang mengatasnamakan kementerian dan memuat rencana pemadaman internet nasional merupakan dokumen palsu. Pernyataan itu disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo di Jakarta pada Kamis, 24 September 2026, menurut laman resmi Komdigi.

Komdigi menegaskan tidak ada rencana pemadaman internet nasional pada 25–27 September 2026. Layanan internet, aplikasi pesan instan, sistem perbankan, mesin anjungan tunai mandiri, jaringan seluler, dan jaringan serat optik disebut tetap beroperasi seperti biasa.

Dokumen mengatasnamakan kementerian

Informasi palsu itu beredar melalui dokumen berjudul “Surat Peringatan” yang mencantumkan rencana penghentian layanan internet nasional selama tiga hari. Komdigi menyebut dokumen tersebut bukan produk resmi kementerian dan memastikan tidak ada kebijakan penghentian akses internet secara serentak pada periode itu.

RRI melaporkan Komdigi juga membantah klaim tentang gangguan besar pada sistem satelit komunikasi nasional yang disebut sebagai alasan pemadaman. Pemerintah menyatakan layanan digital masyarakat tetap beroperasi normal.

Dengan demikian, warga Tabanan tetap dapat menggunakan layanan internet dan layanan digital pada periode 25–27 September 2026. Diskominfo Tabanan mengimbau masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi palsu tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pemerintahan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.