DPRD Bangli Bahas Percepatan Program 3 Juta Rumah di Denpasar
DPRD Bangli mengikuti rapat koordinasi di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, pada 9 Oktober 2026. Forum ini membahas percepatan Program 3 Juta Rumah dan bedah rumah di Bali.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Denpasar — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangli, Komang Carles, menghadiri rapat koordinasi percepatan pelaksanaan Program 3 Juta Rumah dan bedah rumah di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Jumat 9 Oktober 2026.
Rapat ini melibatkan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota se-Bali, DPRD, serta instansi terkait bidang perumahan dan kawasan permukiman. Pembahasannya mencakup dukungan dan langkah percepatan pelaksanaan Program 3 Juta Rumah serta bedah rumah di Bali.
Koordinasi menentukan sasaran bantuan rumah
Bagi pembaca di Bali, forum ini menjadi ruang penyelarasan antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, DPRD, dan instansi teknis. Hasil koordinasi diharapkan membantu memastikan program perumahan menyasar warga yang membutuhkan, termasuk warga Kabupaten Bangli yang memerlukan bantuan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal.
Komang Carles menyampaikan dukungan DPRD Bangli terhadap percepatan kedua program tersebut. Ia menekankan bahwa hunian layak merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan berharap Bangli memperoleh dukungan program perumahan sesuai kebutuhan masyarakat.
Rapat juga menempatkan sinergi antarpemerintah sebagai bagian dari penyelarasan perencanaan dan pelaksanaan program perumahan. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kota, DPRD, dan instansi terkait perlu memperkuat koordinasi agar pelaksanaan berjalan sesuai sasaran.
Untuk pembaca hari ini, belum ada tarif, jadwal layanan, jalur, atau tenggat pengajuan bantuan yang disebutkan dalam laporan. Perubahan yang dapat dicatat adalah berlangsungnya koordinasi lintas instansi pada 9 Oktober 2026 sebagai bagian dari percepatan program perumahan di Bali.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
Ambara Usulkan Bali Jadi Pusat Pengembangan PFII
Gede Ngurah Ambara Putra mengusulkan Bali menjadi pusat pengembangan PFII untuk memperluas pertumbuhan ekonomi di luar pariwisata. Lokasinya masih die…
Terbaru di Pemerintahan

Berita utama hari ini

Baca juga




