Dua Warga Negara Iran Dideportasi setelah Dugaan Pencurian di Pasar Bajera
Rumah Detensi Imigrasi Denpasar mendeportasi dua warga negara Iran, BM dan MH, ke Teheran pada 9 Oktober 2026 setelah dugaan pencurian di Pasar Bajera, Tabanan.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Pasar Bajera — Rumah Detensi Imigrasi Denpasar mendeportasi dua warga negara Iran berinisial BM, 47 tahun, dan MH, 71 tahun, pada 9 Oktober 2026. Keduanya dipulangkan ke Teheran setelah menjalani detensi terkait dugaan pencurian di Pasar Bajera.
Mengapa ini penting: Dua warga negara Iran telah dipulangkan ke Teheran dan dikenai penangkalan masuk Indonesia setelah proses keimigrasian terkait dugaan pencurian di Pasar Bajera.
Menurut Detik Bali dan Tribun Bali, dugaan pencurian itu terjadi pada 18 September 2026. BM dan MH diduga berpura-pura membeli gula pasir serta meminta menukar uang sebelum mengambil uang dari tas korban. Kerugian korban disebut mencapai Rp800 ribu.
Keduanya diamankan Polsek Kuta pada 20 September 2026 dan diserahkan kepada Polres Tabanan. Setelah mediasi berujung kesepakatan damai, Polres Tabanan tetap merekomendasikan pendeportasian kepada Kantor Imigrasi Kelas III Non-TPI Tabanan pada 21 September 2026.
Kantor Imigrasi Tabanan kemudian menyerahkan BM dan MH kepada Rudenim Denpasar pada 22 September 2026. Mereka menjalani detensi sampai dokumen dan proses kepulangan selesai.
Kepala Rudenim Denpasar Teguh Mentalyadi mengatakan deportasi tersebut merupakan tindak lanjut tindakan administratif keimigrasian. Tindakan itu mengacu pada Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, yang memberi kewenangan kepada pejabat imigrasi menjatuhkan tindakan administratif terhadap orang asing yang kegiatannya membahayakan keamanan dan ketertiban umum.
Selain dideportasi, nama BM dan MH dimasukkan ke daftar penangkalan sehingga keduanya tidak dapat kembali ke Indonesia selama masa penangkalan yang ditetapkan Direktorat Jenderal Imigrasi.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Pertamina Jadwalkan Pasokan BBM Bali Tiba 11 Oktober
Pertamina menyatakan pasokan BBM sebelumnya tiba pada 7 Oktober 2026 dan pengiriman berikutnya dijadwalkan tiba pada 11 Oktober 2026. Antrean terjadi…
Terbaru di Pemerintahan

Baca juga





