Bali Aktual

Minggu, 11 Oktober 2026

Pertamina Atur Ulang Distribusi BBM Bali, Pasokan Berikutnya 11 Oktober

Pertamina mengatur ulang distribusi BBM setelah pasokan Pertalite tiba pada 7 Oktober 2026. Pengiriman berikutnya dijadwalkan tiba di Bali pada 11 Oktober di tengah antrean SPBU.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seseorang mengisi bahan bakar ke tangki mobil putih menggunakan nozel bensin.
Ilustrasi: Seseorang mengisi bahan bakar ke tangki mobil putih menggunakan nozel bensin. · Foto: Fahad Puthawala / Pexels

Denpasar — Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengatur ulang distribusi BBM di Bali setelah pasokan Pertalite tiba pada 7 Oktober 2026. Perusahaan menjadwalkan pasokan berikutnya tiba di Bali pada 11 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Warga di Denpasar, Badung, dan Tabanan menghadapi antrean BBM, sementara Pertamina menjadwalkan pasokan berikutnya tiba pada 11 Oktober 2026.

Area Manager Communication, Relations and Corporate Social Responsibility Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan keterlambatan pasokan Pertalite memicu antrean di sejumlah SPBU. Antrean kendaraan dilaporkan terjadi di Denpasar, Badung, dan Tabanan pada 9 Oktober 2026.

Menurut Bali Post, antrean kendaraan untuk membeli Pertalite dan Pertamax sempat mengular hingga ke tepi jalan. Kondisi itu memicu kekhawatiran warga terhadap ketersediaan BBM.

Pertamina menyatakan pasokan yang terlambat telah tiba pada 7 Oktober. Perusahaan kemudian melakukan pengaturan suplai untuk menjaga ketersediaan BBM di wilayah Bali.

Detik Bali melaporkan Pertamina mengirim sekitar 18.000 kiloliter Pertalite dan 2.500 kiloliter Pertamax ke Bali. Kapal pengangkut pasokan Pertalite berikutnya dijadwalkan tiba di Integrated Terminal Manggis pada Minggu, 11 Oktober 2026 dini hari.

Antrean mulai berangsur kondusif seiring upaya pengaturan pasokan. Sebelumnya, antrean panjang terlihat di sejumlah SPBU di Denpasar dan wilayah Kuta Selatan, Badung, terutama pada jalur pengisian Pertalite.

Polsek Kuta Selatan juga memantau ketersediaan BBM di sejumlah SPBU pada 7 Oktober 2026. Hasil pemantauan menunjukkan stok BBM berbeda-beda di setiap SPBU; sebagian masih memiliki stok, sedangkan sebagian lainnya mengalami kekosongan.

Pertamina menyebut pengiriman berikutnya menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan suplai dan menjaga ketersediaan BBM di Bali.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kabupaten/Kota

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.