Bali Aktual

Rabu, 4 November 2026

DLH Tabanan Uji Enam Mata Air untuk Air Minum Warga

DLH Tabanan menguji enam mata air yang dipakai langsung warga untuk air minum setelah mengambil sampel dari 40 titik. Hasil laboratorium ditunggu untuk menentukan pengelolaan berikutnya.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Air jernih mengalir dari pancuran bambu di susunan bebatuan alami.
Ilustrasi: Air jernih mengalir dari pancuran bambu di susunan bebatuan alami. · Foto: Heru Dharma / Pexels

Tabanan — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan menguji enam sumber mata air yang dipakai langsung warga untuk air minum pada Rabu, 4 November 2026. Pengujian laboratorium dilakukan setelah penilaian kesehatan dan pengambilan sampel di 40 titik mata air di Tabanan.

Enam sumber tersebut adalah Beji Peninjaoan di Desa Abiantuwung dan Beji Kahyangan Demung di Kecamatan Kediri; Beji Mumbul Dukuh serta Beji Sudamala Pura Dalem Purwa Kubontingguh di Kecamatan Tabanan; Beji Selaka di Desa Adat Buruan, Kecamatan Tabanan; dan Beji Melanting Watudungkuh di Kecamatan Marga.

Kepala DLH Tabanan I Made Surya Darma menyebut enam lokasi itu menjadi perhatian karena airnya dimanfaatkan langsung untuk diminum. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kualitas air dan memastikan keamanannya bagi masyarakat.

Hasil uji menjadi dasar perlindungan mata air Tabanan

Penilaian kesehatan mata air dilaksanakan bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup melalui Direktorat Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Darat. Tim mengamati kondisi sumber mata air dan mengumpulkan data lapangan.

Program penilaian secara keseluruhan direncanakan menyasar 90 titik di tiga wilayah, terdiri atas 40 titik di Bali, 40 titik di Jawa, dan 10 titik di Sumatera Barat. Untuk Tabanan, hasil pengujian enam sumber akan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan langkah perlindungan dan pengelolaan mata air secara berkelanjutan.

Bagi warga di Kecamatan Kediri, Kecamatan Tabanan, dan Kecamatan Marga yang menggunakan sumber-sumber tersebut, perubahan hari ini adalah status kualitas air belum ditetapkan. DLH Tabanan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sebelum menentukan langkah pengelolaan berikutnya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.