Bali Aktual

Senin, 28 September 2026

Bupati Karangasem: siapa yang menjabat dan apa perannya di anggaran daerah

I Gusti Putu Parwata, atau Gus Par, menjabat Bupati Karangasem periode 2025-2030. Nama ini paling sering muncul di berita soal APBD Perubahan, proyek sekolah, dan urusan layanan publik daerah.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Bangunan berukir khas Bali dengan pintu kayu berhias emas di antara tanaman tropis.
Ilustrasi: Bangunan berukir khas Bali dengan pintu kayu berhias emas di antara tanaman tropis. · Foto: Agung Pandit Wiguna / Pexels

Bupati Karangasem — saat ini adalah I Gusti Putu Parwata, atau Gus Par, yang mulai menjabat pada 20 Februari 2025 bersama wakilnya, Pandu Prapanca Lagosa. Dalam konteks layanan publik dan anggaran daerah, nama ini biasanya merujuk pada kepala daerah yang mengesahkan APBD, memimpin koordinasi program, dan memantau proyek di Karangasem.

Siapa bupati Karangasem sekarang?

I Gusti Putu Parwata tercatat sebagai Bupati Karangasem periode 2025-2030. Serah terima jabatan dari Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2025 dilakukan di rapat paripurna DPRD Karangasem pada 5 Maret 2025, setelah pelantikan kepala daerah pada 20 Februari 2025.

Di laman pemerintah kabupaten, ia juga disebut aktif menjalankan agenda pemerintahan, termasuk koordinasi daerah dan monitoring lapangan.

Apa tugasnya dalam urusan anggaran daerah?

Peran bupati terlihat langsung dalam pembahasan APBD Perubahan 2026. Pemkab dan DPRD Karangasem menyepakati Ranperda APBD Perubahan 2026 menjadi perda pada 22 September 2026, dan dokumen itu memuat defisit Rp 163,9 miliar menurut pemberitaan Detik Bali.

Balipost menulis bahwa Bupati Karangasem menyatakan perubahan APBD disusun dengan mempertimbangkan perkembangan realisasi anggaran selama tahun berjalan dan perubahan asumsi kebijakan anggaran. Dalam konteks pemerintahan daerah, ini berarti bupati ikut menentukan arah penyesuaian belanja dan pendapatan tahun berjalan.

Program apa yang sedang diawasi bupati?

Pada 23 September 2026, Gus Par mengecek progres revitalisasi sejumlah sekolah di Kecamatan Rendang, menurut Detik Bali. Kunjungan lapangan seperti ini menunjukkan fungsi bupati sebagai pengendali pelaksanaan program layanan publik, bukan hanya penandatangan kebijakan di kantor.

Sebelumnya, pada 15 September 2026, ia juga mendatangi Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mencari dukungan penyelesaian Stadion I Gusti Ketut Jelantik, menurut Tribun Bali.

Bagaimana masyarakat biasanya menemui nama bupati Karangasem di berita?

Nama bupati Karangasem paling sering muncul dalam tiga urusan: APBD, proyek fisik, dan layanan publik. Pada September 2026, contoh yang paling menonjol adalah APBD Perubahan 2026, revitalisasi sekolah di Rendang, dan upaya penyelesaian stadion.

  • Bupati Karangasem sekarang ialah I Gusti Putu Parwata, masa jabatan 2025-2030.
  • APBD Perubahan 2026 Karangasem disepakati menjadi perda pada 22 September 2026, dengan defisit Rp 163,9 miliar menurut pemberitaan Detik Bali.
  • Pada 23 September 2026, bupati turun mengecek revitalisasi sekolah di Kecamatan Rendang.

Kenapa posisi ini penting bagi warga Karangasem?

Keputusan bupati memengaruhi arah anggaran, pelaksanaan proyek, dan layanan publik yang langsung dirasakan warga di Karangasem, dari sekolah sampai infrastruktur daerah.

Catatan: sejumlah sumber berita menyebut Gus Par sebagai nama panggilan I Gusti Putu Parwata.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pemerintahan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.