WNA Polandia Hilang Saat Berenang di Pantai Tembles, Tim SAR Menyisir Pesisir
Seorang warga negara asing berinisial MD dilaporkan hilang saat berenang di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Jembrana, pada Minggu malam, 30 Agustus 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Negara — — Seorang warga negara asing (WNA) berinisial MD dilaporkan hilang saat berenang di perairan Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, pada Minggu malam, 30 Agustus 2026. Hingga Senin, 31 Agustus 2026 siang, MD belum ditemukan dan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Menurut laporan RRI Singaraja dan pemberitaan detikBali, MD yang disebut sebagai warga Polandia hilang setelah mandi di laut dan diduga terseret arus di Pantai Tembles. Aparat kepolisian dan tim SAR gabungan turun ke lokasi untuk melakukan pencarian di laut dan darat.
Kronologi kejadian
RRI Singaraja memberitakan, peristiwa bermula ketika MD bersama rekannya, WN Jepang berinisial TN atau NT, mendatangi sebuah lokasi yoga di kawasan pesisir Pantai Tembles pada Minggu sekitar pukul 18.00 WITA. Sekitar pukul 19.00 WITA, MD melepas pakaian dan pergi berenang di perairan pantai, sementara rekannya tetap berada di fasilitas yoga.
DetikBali menulis, hingga sekitar pukul 21.00 WITA MD tidak kunjung kembali ke darat sehingga rekannya dan pengelola mulai cemas. Mereka kemudian berupaya mencari di sekitar pantai namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan MD.
RRI menyebutkan, setelah pencarian mandiri tidak membuahkan hasil, pengelola berkoordinasi dengan perangkat adat setempat dan informasi orang hilang tersebut diteruskan kepada Bhabinkamtibmas dan kepolisian.
Respons kepolisian dan tim SAR
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP I Gede Alit Darmana membenarkan adanya laporan WNA yang hilang saat mandi di pesisir Pantai Tembles. Menurut dia, personel Polsek Mendoyo mendatangi lokasi sejak Minggu malam setelah menerima informasi tersebut.
Darmana menyatakan proses pencarian masih berjalan dan berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Pencarian dilakukan bersama tim SAR gabungan dengan menyisir titik terakhir MD terlihat di perairan dan sepanjang pesisir pantai.
DetikBali melaporkan, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Gede Hendri Gunawan, menjelaskan bahwa pencarian MD sempat menggunakan perahu karet dari titik hilang mengarah ke barat hingga Pantai Delod Berawah. Ia menyebut ombak besar menjadi kendala sehingga tim menyesuaikan pola operasi dengan menunggu air surut untuk melanjutkan penyisiran.
Operasi pencarian hari kedua
RRI dan Tribun Bali menulis, pencarian berlanjut pada Senin, 31 Agustus 2026, dengan melibatkan sejumlah unsur tim SAR gabungan Jembrana. Operasi hari pertama berlangsung hingga sekitar pukul 16.45 WITA namun belum membuahkan hasil.
Pada hari kedua, tim kembali menyisir pesisir dan perairan Pantai Tembles serta memperluas area pencarian ke arah barat dan timur. Menurut laporan Tribun Bali, MD yang diidentifikasi sebagai Marcin Dawid (44) diduga terseret arus dan tenggelam saat berenang di perairan Pantai Tembles.
Hingga berita RRI dan detikBali diterbitkan pada 31 Agustus 2026, keberadaan MD belum diketahui. Laporan lanjutan RRI dan detikBali beberapa hari kemudian menyebutkan jenazah WN Polandia tersebut akhirnya ditemukan di pesisir Pantai Air Kuning dan diserahkan kepada perwakilan keluarga, namun temuan itu terjadi setelah rentang waktu pemberitaan awal mengenai operasi pencarian di Pantai Tembles.
Sumber
Berita berikutnya
Imigrasi Minta Penginapan di Bali Aktif Laporkan WNA lewat APOA
Direktorat Jenderal Imigrasi meminta pengelola hotel, homestay, vila, dan akomodasi wisata di Bali aktif melaporkan keberadaan tamu warga negara asing…

