Polda Bali Lakukan Re-Risk Assessment Stadion Dipta Jelang Super League
Ditpamobvit Polda Bali dan Polres Gianyar melakukan re-risk assessment di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 27 Agustus 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Gianyar — Ditpamobvit Polda Bali bersama Polres Gianyar melakukan re-risk assessment di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, menjelang dimulainya kompetisi Super League 2026/2027. Pemeriksaan manajemen risiko ini menyasar aspek keamanan dan keselamatan stadion yang menjadi markas Bali United FC.
Menurut laporan Radio Republik Indonesia (RRI) dan IDN Times, re-risk assessment dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026. Pemeriksaan berlangsung sejak pagi hingga sore dengan melibatkan jajaran Ditpamobvit Polda Bali, perwakilan Polres Gianyar, dan tim panitia pelaksana Stadion Dipta.
RRI menyebut penilaian risiko dilakukan untuk memastikan stadion siap menyambut kompetisi kasta teratas sepak bola Indonesia, Super League 2026/2027. IDN Times menulis, pemeriksaan berkala ini dimaksudkan sebagai evaluasi untuk membenahi kekurangan serta meningkatkan kesiapan Stadion Kapten I Wayan Dipta agar pertandingan resmi berlangsung aman, nyaman, dan tertib.
Aspek yang dinilai kepolisian
IDN Times menjelaskan, re-risk assessment menyasar sejumlah bagian stadion seperti tribun penonton, pintu masuk dan keluar, serta fasilitas pendukung. Pemeriksaan juga mencakup kelengkapan fasilitas, aspek kesehatan, data kegiatan kompetisi, dan kesiapan pengelolaan suporter.
Selain kondisi fisik stadion, tim kepolisian memeriksa dokumen penunjang penyelenggaraan pertandingan sejak pagi hingga sore. RRI menegaskan, kegiatan ini digelar bersama jajaran panitia pelaksana Stadion Dipta sebagai bagian dari persiapan menyambut musim baru Super League.
Penilaian risiko yang dilakukan Ditpamobvit Polda Bali merujuk pada standar manajemen pengamanan penyelenggaraan kompetisi olahraga yang antara lain mencakup kelaikan stadion, kelengkapan, kesehatan, data kompetisi, dan suporter. Aspek-aspek tersebut sebelumnya juga menjadi dasar risk assessment Mabes Polri terhadap Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Kesiapan Stadion Kapten I Wayan Dipta
Stadion Kapten I Wayan Dipta di Gianyar merupakan kandang resmi Bali United FC dan tercatat sebagai salah satu stadion yang lolos tahapan penilaian infrastruktur Super League dalam Club Licensing Cycle 2025/2026. Suara.com mencatat stadion ini menjadi markas Bali United dalam daftar 18 kandang tim Super League 2026/2027.
Bola.com dan Tempo sebelumnya memberitakan bahwa Stadion Kapten I Wayan Dipta telah menjalani risk assessment oleh Mabes Polri dengan nilai sekitar 80 persen pada 2022 dan kemudian dinyatakan memenuhi standar untuk menggelar pertandingan resmi. Penilaian ulang yang dilakukan Polda Bali dan Polres Gianyar pada Agustus 2026 menjadi kelanjutan dari proses tersebut, sekaligus memastikan pemenuhan ketentuan terbaru menjelang musim Super League 2026/2027.
Re-risk assessment ini dilakukan bersamaan dengan penguatan pola pengamanan pertandingan di Gianyar. Detik Bali melaporkan, ratusan personel Polres Gianyar dan Polda Bali disiapkan untuk mengamankan laga pembuka Bali United kontra PSS Sleman pada 4 September 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Upaya ini meliputi langkah preemtif dan preventif, serta koordinasi pemantauan pergerakan suporter.
Stadion untuk kompetisi nasional dan internasional
Stadion Kapten I Wayan Dipta tidak hanya digunakan untuk kompetisi liga domestik. Tempo mencatat, stadion ini pernah menjadi salah satu venue yang dipersiapkan untuk ajang internasional seperti Piala Dunia U-20, setelah lulus risk assessment dengan skor 80,06. Stadion tersebut juga tercatat menjadi lokasi pertandingan tim nasional dan turnamen nasional lain dalam beberapa musim terakhir.
Dengan status sebagai kandang Bali United dan venue untuk berbagai pertandingan nasional, penilaian ulang manajemen risiko oleh Ditpamobvit Polda Bali dan Polres Gianyar pada Agustus 2026 menjadi bagian dari rangkaian persiapan teknis dan pengamanan sebelum Super League 2026/2027 resmi bergulir.
Sumber
Berita berikutnya
AI Ditangkap di Bali dalam Kasus Dugaan Penipuan Umrah Rp2,5 Miliar
Polda Maluku Utara menangkap tersangka berinisial AI di Denpasar, Bali, pada Senin, 24 Agustus 2026, terkait dugaan penipuan perjalanan ibadah umrah m…
Baca juga


