Kapolres Gianyar Tegaskan Netralitas Personel di Pilkel 2026
Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk memimpin apel kesiapan pengamanan tahap kampanye Pilkel Serentak 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca Diperbarui
Gianyar — Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk memimpin apel kesiapan pengamanan tahap kampanye Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Lapangan Apel Tribrata Polres Gianyar pada Kamis, 10 September 2026.
Dalam arahan kepada pejabat utama, kapolsek jajaran, perwira, bintara, aparatur sipil negara, dan personel pengamanan Pilkel, James menegaskan bahwa personel kepolisian wajib menjaga netralitas dan tidak terlibat politik praktis selama seluruh tahapan Pilkel.
Menurut pemberitaan Bali Post, Kapolres melarang personel menunjukkan keberpihakan kepada calon maupun kelompok tertentu, serta mengingatkan agar tidak melakukan tindakan yang menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Dalam apel tersebut, ia menyatakan, “Netralitas adalah harga mati. Jangan ada personel yang berpihak kepada salah satu calon maupun kelompok tertentu.”
Pengamanan mengedepankan pencegahan
Polres Gianyar mengarahkan pola pengamanan Pilkel dengan pendekatan profesional dan humanis. Menurut Bali Post, Kapolres meminta jajarannya mengedepankan langkah preemtif dan preventif, antara lain melalui patroli, sambang, serta koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan penyelenggara Pilkel.
Personel diminta melakukan deteksi dini terhadap potensi konflik dan mewaspadai intimidasi, provokasi, dugaan politik uang, berita bohong (hoaks), serta ujaran kebencian selama tahapan pemilihan. Pengawasan di ruang digital turut diperkuat untuk menekan penyebaran isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Dalam arahan lain menjelang pemungutan suara Pilkel, Kapolres kembali menekankan bahwa personel yang ditugaskan mengamankan 26 desa harus menjaga profesionalitas dan netralitas di lapangan. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat, bukan untuk kepentingan salah satu calon maupun kelompok.
Penugasan personel hingga tahapan selesai
James mengingatkan seluruh personel agar tidak menganggap situasi aman sehingga mengurangi kewaspadaan. Menurut Bali Post, ia memerintahkan tugas pengamanan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan profesional sampai seluruh rangkaian Pilkel selesai dan situasi dinyatakan kondusif.
Dalam apel kesiapan kampanye, penekanan netralitas disampaikan sebagai bagian dari kesiapan pengamanan tahapan Pilkel, termasuk antisipasi gangguan keamanan dan penyebaran informasi yang dapat memicu ketegangan. Arahan tersebut sejalan dengan kebijakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gianyar yang sebelumnya menegaskan netralitas TNI/Polri dalam Pilkel Serentak 2026, dengan melarang anggota aktif terlibat politik praktis maupun menggunakan hak pilih.
DPMD Gianyar meminta panitia pemilihan di masing-masing desa mendata warga yang bekerja sebagai anggota TNI/Polri agar tidak dimasukkan dalam daftar pemilih sementara maupun daftar pemilih tetap. Kebijakan ini dimaksudkan untuk menjaga netralitas aparat sekaligus menjamin hak demokrasi warga desa lainnya dalam Pilkel.
Konteks Pilkel Serentak Gianyar 2026
Pemilihan Perbekel Serentak 2026 di Gianyar digelar di 26 desa. Menjelang pemungutan suara, Polres Gianyar menggeser 300 personel ke desa-desa yang melaksanakan Pilkel untuk memastikan setiap tahapan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Di sejumlah kecamatan, jajaran polsek bersama pemerintah daerah dan panitia Pilkel melakukan pengecekan logistik, memperketat pengamanan sarana dan prasarana, serta menggelar patroli masa tenang dengan penekanan pada netralitas dan pencegahan konflik. Langkah-langkah ini melengkapi instruksi Kapolres Gianyar pada apel 10 September 2026 terkait netralitas personel, pengamanan berlapis, dan penguatan koordinasi dengan unsur masyarakat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
ARMA Fest 2026 Libatkan Ratusan Seniman Muda di Ubud
ARMA Fest 2026 di Ubud digelar pada 19–20 September 2026 di Agung Rai Museum of Art.
Terbaru di Pemerintahan
Berita utama hari ini

Baca juga



