Petani Buleleng Terima Alsintan dan Bibit Rp3,494 Miliar
Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan alsintan serta bibit kelapa dan kopi senilai Rp3,494 miliar kepada subak dan kelompok tani di Buleleng.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Singaraja — Sejumlah subak dan kelompok tani di Kabupaten Buleleng menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit kelapa, dan bibit kopi dari Kementerian Pertanian dengan total nilai Rp3,494 miliar. Bantuan diserahkan kepada perwakilan subak dan kelompok tani di Aula Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Buleleng pada Minggu, 6 September 2026.
Penyerahan dilakukan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Anggota Komisi IV DPR RI I Nyoman Adi Wiryatama, didampingi Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Buleleng I Gede Melandrat. Menurut pemberitaan RRI dan keterangan Dinas Pertanian Buleleng, bantuan Kementerian Pertanian tersebut bersumber dari Dana Aspirasi DPR RI Komisi IV dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Secara rinci, bantuan yang disalurkan terdiri atas:
- 14 unit rice transplanter beserta tray planter senilai sekitar Rp1,089 miliar.
- 55.000 bibit kelapa genjah dengan nilai bantuan Rp650 juta.
- 1.370.000 bibit kopi Arabika dan Robusta dengan nilai Rp1,755 miliar.
Rice transplanter disalurkan kepada 14 subak di tujuh kecamatan, yaitu Kubutambahan, Sawan, Buleleng, Sukasada, Banjar, Seririt, dan Busungbiu. Bibit kelapa genjah diberikan kepada 24 subak atau kelompok tani di enam kecamatan, yakni Tejakula, Kubutambahan, Sawan, Sukasada, Banjar, dan Seririt.
Sebaran bibit kopi dan jadwal tanam
Bibit kopi Arabika dan Robusta diberikan kepada 44 subak atau kelompok tani di lima kecamatan, yaitu Busungbiu, Sukasada, Sawan, Banjar, dan Kubutambahan. Menurut Dinas Pertanian Buleleng, bantuan ini diproyeksikan mendukung pengembangan kopi pada lahan sekitar 1.370 hektare di wilayah dataran tinggi.
Bupati Sutjidra meminta subak dan kelompok tani memanfaatkan alsintan secara optimal untuk meningkatkan efisiensi pengolahan lahan. Menurut dia, dukungan mekanisasi dari pemerintah pusat penting ketika kemampuan fiskal pemerintah daerah terbatas.
Terkait bibit kopi dan kelapa, pemerintah daerah mengingatkan pentingnya penyesuaian waktu tanam dengan kondisi musim. Sutjidra menyampaikan bahwa penanaman bibit kopi dijadwalkan mulai November hingga Desember, saat memasuki musim hujan, agar tingkat keberhasilan tanam lebih tinggi. Penanaman akan difokuskan di kawasan dataran tinggi seperti Wanagiri, Gobleg, Bongancina, Gitgit, hingga Sukasada.
Untuk bibit kelapa genjah, bantuan akan disalurkan kepada kelompok tani di beberapa wilayah, antara lain Menyali, Jagaraga, dan Kerobokan. Sutjidra menilai pengembangan kelapa memiliki potensi ekonomi yang besar dan diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus menambah pendapatan petani.
Penguatan ketahanan pangan dan nilai tambah
Pada kegiatan penyerahan bantuan, Bupati Sutjidra dan Adi Wiryatama juga meninjau panen sayuran seperti selada, pokcoy, dan pare di lahan petani. Keduanya melihat pengembangan program budidaya lele dan kangkung yang diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan tingkat keluarga.
Pemerintah Kabupaten Buleleng menyatakan akan terus mendorong peningkatan mutu dan nilai ekonomi hasil pertanian lokal. Salah satu upaya yang dikemukakan adalah fasilitasi perlindungan Indikasi Geografis untuk produk unggulan daerah, sehingga komoditas pertanian mempunyai posisi tawar lebih kuat di pasar.
Adi Wiryatama mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam menghubungkan kebutuhan petani dengan dukungan pemerintah pusat. Ia berharap bantuan alsintan dan bibit dari Kementerian Pertanian dapat dimanfaatkan secara efektif dan memberi dampak langsung bagi produktivitas serta kesejahteraan petani di Buleleng dan Bali.
Sumber
- RRI Singaraja - Petani Buleleng Terima Alsintan dan Bibit Pertanian Senilai Rp3,49 Miliar
- Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng - Wujud Nyata Dukungan untuk Petani Buleleng!
- JBM.co.id - Buleleng Terima 1,3 Juta Bibit Kopi dan Alsintan dari Kementan
- Tribun Bali - Kabupaten Buleleng Bali Dapat 1,3 Juta Bibit Kopi, Bakal Dikembangkan di Kawasan 1.370 Hektare
- BALIPOST.com
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pariwisata
Kolam di Air Terjun Toya Bulan, Banyu Wana Amertha, dan Taman Sari
Sejumlah air terjun di Bali, seperti Toya Bulan di Bangli, Banyu Wana Amertha di Buleleng, dan Taman Sari di Gianyar, menawarkan kolam berendam bagi w…
Terbaru di Kabupaten/Kota
Baca juga




