Pemprov Bali Kukuhkan 72 Anggota Paskibraka 2026 dan Siapkan Dukungan Pendidikan
Gubernur Bali Wayan Koster mengukuhkan 72 anggota Paskibraka Provinsi Bali 2026 di Denpasar dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pendidikan putra-putri terbaik Bali, termasuk yang mewakili provinsi di tingkat nasional.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Denpasar — Pemerintah Provinsi Bali memastikan 72 anggota Paskibraka Provinsi Bali Tahun 2026 akan mendapat perhatian khusus dalam bentuk dukungan pendidikan, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, setelah prosesi pengukuhan di Denpasar pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Rencana dukungan itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster dalam acara pengukuhan Paskibraka Provinsi Bali 2026 di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya tanggung jawab, kekompakan, dan cinta tanah air bagi para anggota Paskibraka sebagai generasi muda yang akan mengisi masa depan daerah dan negara.
Pengukuhan 72 Anggota Paskibraka Bali 2026
Menurut publikasi resmi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali, sebanyak 72 anggota Paskibraka Provinsi Bali 2026 dikukuhkan pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Mereka akan bertugas dalam rangkaian upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat provinsi.
Para anggota dibagi dalam tiga formasi, yakni Pasukan 17, Pasukan 8, dan Pasukan 45. Kesbangpol menyebut mereka sebagai putra-putri terbaik Bali yang telah melalui proses pemusatan pendidikan dan pelatihan sebelum pengukuhan.
Sebelum tahap pengukuhan, Pemerintah Provinsi Bali melalui Kesbangpol telah melaksanakan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Provinsi Bali Tahun 2026, yang diikuti 72 putra-putri dari berbagai kabupaten/kota di Bali. Kegiatan tersebut berfokus pada pembinaan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta pembentukan karakter.
Dukungan Pemerintah untuk Paskibraka
Dalam berbagai kesempatan, Pemerintah Provinsi Bali dan Gubernur Wayan Koster menegaskan komitmen mendukung pelajar Bali yang mewakili daerah, termasuk di tingkat nasional. Untuk dua pelajar Bali yang lolos menjadi calon Paskibraka tingkat nasional 2026, pemerintah daerah memberikan bantuan biaya keberangkatan, akomodasi keluarga pendamping, serta uang saku sebagai bentuk dukungan.
Model dukungan serupa di tingkat pusat juga tampak dalam program dana pendidikan bagi anggota Paskibraka Nasional 2026 yang disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BRI Peduli. Program tersebut memberikan dana pendidikan bagi anggota Paskibraka tingkat pusat dan tenaga pendukung. Praktik ini menjadi salah satu rujukan bahwa dukungan pendidikan bagi Paskibraka, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu, telah menjadi perhatian berbagai pihak.
Di Bali, Kesbangpol berperan sebagai instansi teknis yang mengoordinasikan seleksi dan pelatihan Paskibraka serta memfasilitasi kebutuhan mereka selama masa latihan hingga penugasan. Kegiatan seleksi sebelumnya di tingkat provinsi menggunakan mekanisme tes psikologi, wawasan kebangsaan, dan intelijensi umum dengan melibatkan 90 calon Paskibraka. Dari seleksi itu, ditetapkan perwakilan Bali untuk tingkat nasional dan anggota untuk bertugas di tingkat provinsi.
Keberlanjutan Pendidikan Anggota Paskibraka
Komitmen mendukung keberlanjutan pendidikan anggota Paskibraka sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah yang mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bali. Program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan Kesbangpol menekankan pembentukan karakter, ideologi kebangsaan, dan wawasan kebangsaan sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Meski skema rinci bantuan pendidikan khusus bagi 72 anggota Paskibraka Provinsi Bali Tahun 2026 belum dijabarkan secara detail dalam publikasi resmi, arah kebijakan Pemerintah Provinsi Bali menunjukkan dukungan terhadap pelajar berprestasi, termasuk yang menjadi perwakilan daerah dalam tugas pengibaran bendera.
Sumber
Berita berikutnya
Pemprov Bali Gelar Ngaturang Pekeling di Besakih Sambut HUT ke-68
Pemerintah Provinsi Bali menggelar persembahyangan dan Upacara Ngaturang Pekeling di Pura Penataran Agung Besakih, Karangasem, pada 12 Agustus 2026.
Baca juga


