Bali Aktual

Jumat, 9 Oktober 2026

Pemprov Bali Anggarkan Rp11,61 Miliar untuk Lahan Tambahan Shortcut Gitgit

Pemerintah Provinsi Bali menganggarkan Rp11,61 miliar dalam APBD Perubahan 2026 untuk lima bidang lahan tambahan di proyek Shortcut Singaraja-Mengwitani Titik 9-10, Desa Gitgit.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Desa Gitgit — Pemerintah Provinsi Bali menganggarkan Rp11,61 miliar dalam APBD Perubahan 2026 untuk pengadaan lahan tambahan proyek Jalan Shortcut Singaraja-Mengwitani Titik 9-10 pada 8 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Pemprov Bali menyiapkan Rp11,61 miliar untuk pengadaan lima bidang lahan tambahan agar penyesuaian trase Shortcut Titik 9-10 dapat dilanjutkan.

Anggaran itu disiapkan setelah peninjauan desain teknis menunjukkan kebutuhan perbaikan alinyemen geometrik pada sejumlah bagian trase. Lahan tambahan yang diprioritaskan berada di Desa Gitgit dan proses pembebasannya sedang berjalan.

Menurut Bali Post, dokumen anggaran mencantumkan kegiatan tersebut sebagai Pengadaan Lahan Pembangunan Ruas Jalan Shortcut Titik 9-10 dengan pagu Rp11.611.000.000. Lahan tambahan itu terdiri atas lima bidang dengan kebutuhan sekitar 32-35 are.

Tribun Bali melaporkan kebutuhan lahan tambahan diperkirakan sekitar 35,5 are. Laporan itu menyebut penyesuaian trase diperlukan, antara lain, pada bagian persimpangan dan untuk menghindari area pemakaman.

Anggaran digeser dalam APBD Perubahan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali, Nusakti, mengatakan tambahan anggaran dilakukan melalui pergeseran anggaran dalam APBD Perubahan 2026, menurut Bali Post.

Proyek Shortcut Singaraja-Mengwitani Titik 9-10 memiliki panjang sekitar 3,9 kilometer dan ditargetkan rampung pada 2027. Pemerintah Provinsi Bali sebelumnya telah membebaskan 316 bidang tanah senilai Rp193 miliar untuk mendukung pembangunan sejumlah titik shortcut, menurut Tribun Bali.

Pengadaan lahan tambahan menjadi bagian dari penyesuaian kebutuhan proyek yang telah dimulai di Desa Gitgit. Pembangunan titik 9-10 ditandai dengan peletakan batu pertama pada 7 Januari 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pemerintahan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.