Kemenkum Bali, DJKI, dan Lembaga Denmark Bahas Penegakan Kekayaan Intelektual
Kanwil Kemenkum Bali menggelar seminar bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dan lembaga Denmark untuk memperkuat koordinasi penegakan kekayaan intelektual di Bali.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Legian — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menggelar Seminar Penegakan Hukum Kekayaan Intelektual di Provinsi Bali pada 8 Oktober 2026 di Hotel Pullman Legian Beach, Badung.
Mengapa ini penting: Koordinasi ini menjadi forum bagi lembaga pemerintah dan mitra Denmark untuk memperkuat penanganan pemalsuan, pembajakan, serta pelanggaran kekayaan intelektual di Bali.
Seminar itu mempertemukan Kanwil Kemenkum Bali, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, dan Danish Patent and Trademark Office untuk memperkuat koordinasi, pertukaran pengetahuan, serta kapasitas pemangku kepentingan dalam menangani pelanggaran kekayaan intelektual.
Menurut NusaBali, Kepala Kanwil Kemenkum Bali I Gusti Putu Milawati hadir dalam kegiatan tersebut. Direktur Kerja Sama, Pemberdayaan dan Edukasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Yasmon, membuka seminar.
Yasmon mengatakan perlindungan kekayaan intelektual tidak cukup melalui pendaftaran dan pemberian perlindungan hukum. Penegakan juga diperlukan untuk menangani pelanggaran seperti pemalsuan dan pembajakan.
Kerja sama Indonesia dan Denmark melalui Danish Patent and Trademark Office dibahas sebagai upaya meningkatkan kapasitas lembaga penegak hukum di Indonesia. Menurut NusaBali, Denmark memiliki pengalaman dalam penegakan kekayaan intelektual melalui mekanisme perdata, pidana, dan pengawasan peredaran barang di jalur perdagangan internasional.
Seminar tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi untuk memperkuat sinergi antara Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Danish Patent and Trademark Office, serta instansi terkait. Koordinasi itu diarahkan untuk memperkuat penegakan hukum kekayaan intelektual lintas sektor.
Kanwil Kemenkum Bali menyatakan kolaborasi dengan lembaga kekayaan intelektual dan unsur penegak hukum akan dilanjutkan untuk memperkuat perlindungan karya, merek, dan aset intelektual masyarakat Bali.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Inflasi Bali September Naik, Tabanan Tertinggi 4,54 Persen
Inflasi tahunan Bali pada September 2026 naik menjadi 3,79 persen. Tabanan tertinggi 4,54 persen, sementara cabai rawit dan daging ayam ras menekan ha…
Terbaru di Pemerintahan

Baca juga




