Aktivasi IKD Bali Capai 14,90 Persen, Masih di Bawah Target 2026
Aktivasi IKD Bali mencapai 14,90 persen atau 503.561 penduduk per 2 Oktober 2026. Capaian ini masih 5,10 poin persentase di bawah target 20 persen 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Denpasar — Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Provinsi Bali mencapai 14,90 persen per 2 Oktober 2026, tetapi masih di bawah target 20 persen tahun ini.
Data Balipost.com mencatat aktivasi IKD sebanyak 503.561 dari total rekam dinamis 3.379.910 penduduk. Capaian tersebut menyisakan selisih 5,10 poin persentase menuju target provinsi untuk 2026.
Seluruh kabupaten dan kota di Bali mengalami kenaikan aktivasi. Namun, enam daerah masih mencatat capaian di bawah 10 persen sehingga percepatan layanan administrasi kependudukan digital menjadi pekerjaan yang perlu dikejar.
Mengapa capaian IKD penting bagi krama Bali
IKD memungkinkan masyarakat mengakses identitas kependudukan melalui telepon pintar. Bagi krama Bali, layanan digital ini dapat mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik ketika mengurus layanan administrasi, sepanjang aktivasi dan akses layanan sudah tersedia.
Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Pencatatan Sipil mengajak masyarakat melakukan aktivasi IKD di kantor Dukcapil terdekat. Aktivasi juga telah didorong melalui layanan jemput bola pada sejumlah organisasi perangkat daerah.
Perubahan yang perlu diperhatikan hari ini adalah target aktivasi 20 persen pada 2026 dan kebutuhan mempercepat layanan di enam daerah yang masih berada di bawah 10 persen. Warga dapat menanyakan jadwal serta lokasi aktivasi kepada Dukcapil kabupaten atau kota masing-masing.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
BMKG Prakirakan Bali Berawan, Buleleng Cerah Kamis Ini
BMKG memprakirakan delapan kabupaten/kota di Bali berawan pada Kamis, 8 Oktober 2026, sementara Buleleng cerah. Suhu berada pada kisaran 18 hingga 31…
Terbaru di Pemerintahan
Berita utama hari ini

Baca juga





