Bali Aktual

Kamis, 8 Oktober 2026

WRI Desak Bali Perkuat Transportasi Publik Saat Kendaraan Tumbuh

Kendaraan di Bali tumbuh nyaris lima persen per tahun. WRI Indonesia mendorong penguatan transportasi publik untuk menekan emisi dan menjaga kualitas lingkungan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 1 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Kendaraan di Bali.
Ilustrasi: Kendaraan di Bali. · Foto: Sulthan Naufal / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Denpasar — Pertumbuhan kendaraan di Bali mencapai nyaris lima persen per tahun, dan World Resources Institute (WRI) Indonesia mendesak penguatan transportasi publik pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Bali Post melaporkan pertumbuhan kendaraan tersebut berlangsung di tengah isu melemahnya perekonomian. Penambahan kendaraan membuat sejumlah jalur di Bali kerap macet, sementara layanan taksi daring juga semakin banyak beroperasi.

WRI Indonesia, lembaga riset independen di bidang transportasi, mendorong pemerintah memperkuat angkutan umum untuk menjaga standar emisi udara dan kualitas lingkungan.

Transportasi publik menentukan mobilitas warga Sarbagita

Layanan angkutan umum perkotaan di kawasan Sarbagita—Denpasar, Badung, Tabanan, dan Gianyar—baru menjangkau sekitar 10 persen wilayah. Layanan yang tersedia antara lain Trans Metro Dewata, Trans Sarbagita, dan Shuttle Intaran.

Karena itu, penguatan angkutan umum berkaitan langsung dengan pilihan perjalanan warga dan kualitas udara, termasuk bagi krama yang bepergian ke pusat kota, kawasan kerja, sekolah, dan tujuan wisata.

Bagi pembaca di Kota Denpasar serta Kabupaten Badung, termasuk Kecamatan Kuta, perubahan yang terasa hari itu adalah tekanan lalu lintas yang tetap tinggi ketika pilihan angkutan umum belum menjangkau sebagian besar kawasan. Tidak ada perubahan tarif atau jadwal layanan yang diumumkan dalam laporan ini.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Data Bali

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.