Bali Aktual

Kamis, 8 Oktober 2026

Kariyasa Menilai GOR Bhuana Patra Belum Memadai untuk Kegiatan Olahraga

Anggota DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana menilai kapasitas dan keamanan GOR Bhuana Patra belum memadai saat penutupan turnamen futsal pelajar pada 7 Oktober 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Dua bola basket tergeletak di lantai lapangan olahraga dalam ruangan.
Ilustrasi: Dua bola basket tergeletak di lantai lapangan olahraga dalam ruangan. · Foto: Reinis Brūzītis / Pexels

GOR Bhuana Patra — Anggota DPR RI I Ketut Kariyasa Adnyana menilai kapasitas dan keamanan GOR Bhuana Patra belum memadai saat penutupan KMS Soekarno Cup XIII pada 7 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Penilaian ini menyangkut kelayakan GOR Bhuana Patra untuk kegiatan olahraga pelajar dan kebutuhan pembinaan atlet muda di Buleleng.

Kariyasa meminta kondisi itu menjadi catatan Pemerintah Kabupaten Buleleng dan Pemerintah Provinsi Bali. Ia juga mendorong penyediaan infrastruktur olahraga yang layak agar dapat menampung kegiatan anak muda.

Menurut Tribun Bali, penilaian itu disampaikan setelah turnamen futsal pelajar tersebut berakhir. Antusiasme peserta dan penonton, kata Kariyasa, menunjukkan olahraga masih memiliki daya tarik bagi generasi muda Buleleng.

Kariyasa menyebut turnamen itu diikuti atlet Porjar dan atlet asal Buleleng yang berpotensi dikembangkan. Ia mendorong pengurus cabang olahraga bersama pemerintah daerah melakukan pembinaan berjenjang sejak tingkat SMP hingga SMA.

Atnews.id juga melaporkan penutupan KMS Soekarno Cup XIII dan apresiasi Kariyasa kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pembinaan generasi muda. Laporan itu memperkuat bahwa kegiatan tersebut berakhir pada 7 Oktober 2026.

Penilaian mengenai GOR Bhuana Patra relevan dengan persiapan fasilitas olahraga di Singaraja. Bali Post melaporkan GOR Bhuwana Patra termasuk salah satu venue yang diproyeksikan untuk mendukung Porprov Bali 2027.

KONI Buleleng menyiapkan 54 venue untuk ajang tersebut, sementara tim KONI Bali melakukan pemantauan kesiapan venue dan fasilitas pendukung. Informasi ini menempatkan kondisi GOR sebagai bagian dari kebutuhan fasilitas olahraga daerah, tanpa mengubah penilaian Kariyasa menjadi keputusan resmi pemerintah.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Olahraga

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.