Bali Aktual

Rabu, 7 Oktober 2026

BPBD Bali Ingatkan Warga Waspadai Kekeringan pada 7 Oktober

BPBD Bali mengingatkan warga mewaspadai kekeringan meteorologis saat musim kemarau berlanjut. Hujan ringan berpeluang turun di Tabanan dan Buleleng pada 7–10 Oktober 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Permukaan tanah kering yang retak-retak dalam foto monokrom.
Ilustrasi: Permukaan tanah kering yang retak-retak dalam foto monokrom. · Foto: shajahan shaan / Pexels

Tabanan — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali mengingatkan warga mewaspadai kekeringan meteorologis pada 7 Oktober 2026, saat sebagian besar wilayah Bali masih berada dalam periode musim kemarau.

Mengapa ini penting: Warga Bali perlu bersiap menghadapi ketersediaan air yang terbatas karena sebagian besar zona musim diprediksi baru memasuki musim hujan pada Desember 2026.

Menurut BPBD Bali, prakiraan cuaca pada 7–10 Oktober menunjukkan kondisi cerah berawan dengan peluang hujan ringan di Tabanan dan Buleleng. BPBD juga mencatat tidak ada peringatan dini curah hujan tinggi pada Dasarian I Oktober.

Peringatan tersebut tercantum dalam informasi cuaca dan iklim Dasarian I Oktober 2026 yang diterbitkan BPBD Bali pada 6 Oktober 2026. Lembaga itu meminta masyarakat tetap waspada terhadap dampak musim kemarau, termasuk berkurangnya ketersediaan air dan risiko kebakaran.

Data Stasiun Klimatologi Bali yang dikutip Bali Post memperkirakan awal musim hujan 2026/2027 datang lebih lambat dari kondisi normal. Dari 20 zona musim di Bali, tiga zona atau 15 persen diprediksi memasuki musim hujan pada November, sedangkan 17 zona atau 85 persen lainnya pada Desember.

Stasiun Klimatologi Bali juga menyebut ancaman kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan belum sepenuhnya berakhir, terutama selama September hingga Oktober. Masyarakat diminta mengikuti perkembangan informasi musim kemarau dan prediksi musim hujan melalui kanal resmi BMKG.

Prakiraan hujan ringan di Tabanan dan Buleleng tidak mengubah gambaran umum musim kemarau di Bali. Buletin Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah III memprediksi curah hujan Oktober 2026 di Bali umumnya berada pada kategori rendah, yakni 0–100 milimeter.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.