Bali Aktual

Rabu, 7 Oktober 2026

Investasi Bali Capai Rp23,77 Triliun hingga Triwulan II 2026

Realisasi investasi Bali hingga triwulan II 2026 mencapai sekitar Rp23,77 triliun, dengan PMA sekitar Rp14,9 triliun. Hotel dan restoran menjadi sektor terbesar.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan udara resor dan bangunan bertingkat di tebing hijau berhutan.
Ilustrasi: Pemandangan udara resor dan bangunan bertingkat di tebing hijau berhutan. · Foto: Tom Fisk / Pexels

Denpasar — Realisasi investasi Bali mencapai sekitar Rp23,77 triliun hingga triwulan II 2026, dengan penanaman modal asing (PMA) sekitar Rp14,9 triliun dan sektor hotel serta restoran sekitar Rp9 triliun. Angka itu disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Bali, I Ketut Sukra Negara, pada 6 Oktober 2026.

Capaian tersebut mendekati separuh target investasi Bali sepanjang 2026 yang ditetapkan sebesar Rp47,93 triliun. Investasi masih terkonsentrasi di kawasan Sarbagita, yaitu Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan.

Badung menjadi kabupaten dengan realisasi investasi tertinggi, sekitar Rp14 triliun hingga triwulan II 2026. Di luar Sarbagita, porsi investasi yang masuk sekitar 7 persen, sedangkan sekitar 93 persen berada di empat wilayah tersebut.

Konsentrasi investasi menentukan wilayah yang paling terdampak

Bagi pembaca di Bali, sebaran ini berarti perubahan aktivitas ekonomi dan kebutuhan layanan usaha masih paling terasa di Denpasar dan tiga kabupaten di sekitarnya. Hotel dan restoran menjadi sektor penyumbang terbesar dengan nilai sekitar Rp9 triliun, disusul perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sekitar Rp7 triliun.

Sektor jasa lainnya menyumbang sekitar Rp4 triliun. Perdagangan dan reparasi sekitar Rp1 triliun, sedangkan transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi sekitar Rp874 miliar. Rincian ini memberi gambaran sektor yang paling banyak menerima penanaman modal sampai pertengahan tahun.

Realisasi hingga triwulan II belum mencapai target tahunan. Dengan nilai sekitar Rp23,77 triliun dari target Rp47,93 triliun, pemerintah daerah masih perlu mengejar sisa target pada semester berikutnya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.