Jalan Bumi Ayu Sanur Dipasangi U-Ditch Sepanjang 1 Kilometer
Pemkot Denpasar memasang u-ditch pracetak sepanjang sekitar 1 kilometer dan menyiapkan pompa berkapasitas 20 liter per detik untuk mengurangi genangan di Jalan Bumi Ayu, Sanur.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jalan Bumi Ayu — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Denpasar telah memasang saluran drainase berbentuk U atau u-ditch pracetak sepanjang sekitar 1 kilometer di Jalan Bumi Ayu pada 2026. Pekerjaan itu ditujukan untuk mengurangi genangan di kawasan tersebut.
Mengapa ini penting: Warga dan pengguna Jalan Bumi Ayu mendapat saluran drainase sepanjang sekitar 1 kilometer serta pompa 20 liter per detik, sementara normalisasi 40 titik ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2026.
Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa Atmaja mengatakan pemasangan saluran dilakukan untuk memperlancar aliran air dari kawasan Bumi Ayu menuju saluran pembuangan. Kontur kawasan yang cekung membuat sistem itu didukung satu unit pompa air.
Pompa tersebut memiliki kapasitas penyedotan 20 liter per detik. Air hasil penyedotan akan dialirkan ke saluran di kawasan Jalan Danau Tamblingan atau saluran tepi kota, menurut keterangan Cipta yang dikutip NusaBali.
Normalisasi 40 titik
Selain membangun drainase, Pemkot Denpasar melakukan operasi dan pemeliharaan drainase berupa pengerukan serta normalisasi sungai dan saluran di sekitar 40 titik di wilayah kota. Salah satu lokasi pekerjaan itu adalah Tukad Loloan di Sanur Kauh.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau normalisasi Tukad Loloan pada 3 Oktober 2026. Pekerjaan tersebut telah berlangsung sekitar satu setengah bulan dan dilakukan karena sedimentasi di alur sungai cukup tinggi.
Menurut RRI, normalisasi juga menyasar Tukad Badung, Tukad Ayung, dan Tukad Mati. Pemkot Denpasar menargetkan seluruh pekerjaan normalisasi di 40 titik selesai pada akhir Oktober.
PUPR Denpasar membagi pengelolaan drainase kota ke dalam lima sistem, yakni Tukad Badung, Tukad Ayung, Tukad Mati, kawasan Renon-Panjer-Sanur-Sidakarya dan sekitarnya, serta Pemogan. Pembangunan sistem drainase pada 2026 juga dilakukan di 11 titik.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
BMKG Prakirakan Gelombang Selatan Bali Mencapai 3,0 Meter
BMKG memprakirakan gelombang di Perairan Selatan Bali mencapai 0,5–3,0 meter pada Senin, 5 Oktober 2026. Kapal ferry dan nelayan memiliki ambang risik…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





