Bali Aktual

Sabtu, 3 Oktober 2026

Menteri LH Dorong Pasar Olahan Sampah TOSS Center Klungkung

Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat meninjau TOSS Center Kusamba, Klungkung. Empat mesin pirolisis ditargetkan mengolah hingga 30 ton sampah per hari, dengan dukungan pembukaan pasar.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: 079 Nr Klungkung, Bali 1971.
Foto arsip: 079 Nr Klungkung, Bali 1971. · Foto: wilford peloquin / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

Klungkung — Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat meninjau TOSS Center di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali, pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Fasilitas Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) itu menggunakan empat unit mesin pirolisis. Teknologi tersebut ditargetkan mampu mengolah sekitar 26 hingga 30 ton sampah per hari menjadi sejumlah produk bernilai ekonomi, termasuk bahan bakar minyak alternatif seperti solar dan briket atau batubara hijau.

Kapasitas setiap unit mesin pirolisis disebut 750 kilogram. Mesin itu didatangkan Pemerintah Kabupaten Klungkung dengan menggandeng PT Inpac Solution Indo dan PT Bali Bersih Bersinar.

Pasar hasil olahan menjadi bagian penting

Kunjungan Jumhur menyoroti kebutuhan agar hasil pengolahan sampah dapat terserap industri. Pemerintah menyatakan akan membantu membuka pasar supaya produk olahan TOSS Center lebih mudah dilirik berbagai industri dan badan usaha milik negara.

Bagi pembaca di Bali, informasi ini berkaitan dengan arah pengelolaan sampah di daerah, terutama ketika sampah residu diolah menjadi bahan yang memiliki nilai ekonomi. TOSS Center Kusamba juga disebut menjadi contoh yang dapat diduplikasi ke daerah lain apabila sistem tersebut terbukti sukses secara masif.

Konsep yang digunakan adalah ekonomi sirkular, yakni pengelolaan yang berupaya mengembalikan material dari sampah agar dapat dimanfaatkan kembali. Di TOSS Center, hasil yang ditinjau mencakup bahan bakar minyak alternatif dan briket atau batubara hijau yang dibuat dari material organik yang dipres.

Untuk hari ini, belum ada perubahan tarif, jadwal layanan, jalur lalu lintas, atau tenggat yang diumumkan bagi warga. Perubahan yang disampaikan adalah rencana pemerintah membantu membuka pasar hasil olahan sampah serta kemungkinan duplikasi sistem ke daerah lain jika dinilai berhasil.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.