BMKG Catat Gelombang Rendah di Selat Bali Utara
BMKG memperkirakan gelombang berkategori rendah di Selat Bali bagian utara pada 2 Oktober. Hembusan angin berubah menurut jam, hingga 21 knot.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Singaraja — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gelombang dengan kategori rendah di perairan Selat Bali bagian utara pada Jumat, 2 Oktober 2026. Prakiraan ini berlaku hingga Sabtu, 3 Oktober 2026 pukul 00.00 WITA.
Data BMKG menunjukkan perubahan kondisi menurut waktu. Pada pukul 06.00 WITA, hembusan angin meningkat menjadi 21 knot.
Pada pukul 12.00 WITA, hembusan angin 16 knot. Kondisi pada pukul 18.00 WITA juga menunjukkan hembusan angin mencapai 20 knot.
Yang perlu diketahui pengguna Selat Bali bagian utara
Informasi ini berlaku untuk perairan Selat Bali bagian utara, wilayah laut yang menghubungkan Bali dan Jawa. Bagi pembaca yang menggunakan jalur laut pada Jumat, 2 Oktober, hal yang perlu diperhatikan adalah kategori gelombang yang rendah, sementara hembusan angin berubah menurut jam prakiraan.
BMKG menerbitkan periode valid prakiraan mulai 30 September 2026 pukul 00.00 hingga 3 Oktober 2026 pukul 00.00 WITA. Pada tabel prakiraan 2 Oktober, arah angin berubah dari timur laut pada dini hari, tenggara pada pukul 06.00 WITA, timur pada siang hari, lalu utara pada pukul 18.00 WITA.
Dengan demikian, pembaruan bagi pengguna Selat Bali bagian utara hari ini adalah jadwal prakiraan per jam: gelombang rendah dan hembusan angin 16–21 knot pada waktu yang tercantum BMKG.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kabupaten/Kota
Rudenim Denpasar Detensi 177 WNA hingga September 2026
Rudenim Denpasar mencatat 177 pendetensian WNA hingga 30 September 2026. Pada periode yang sama, 143 WNA dideportasi dan tujuh deteni dipindahkan.
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





