Tradisi Ngaro Warga Madura Pindahkan Persembahan ke Pantai Siut
Warga Arya Madura Banjarangkan memindahkan puncak persembahan Tradisi Ngaro ke Pantai Siut, Gianyar, pada 27 September 2026 karena abrasi di Pantai Tegal Besar.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Banjarangkan — Warga Arya Madura di Banjarangkan, Klungkung, menggelar puncak Tradisi Ngaro di Pantai Siut, Gianyar, pada 27 September 2026 pukul 00.00 WITA.
Puncak persembahan sesajen dan banten tahun ini dipindahkan dari Pantai Tegal Besar karena abrasi. Prosesi tersebut menjadi bagian dari tradisi warga keturunan Madura di Pura Kawitan Dadia Arya Dalem Madura, Dusun Selat, Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung.
Sebelum menuju pantai, warga mengarak tapakan atau pratima dari pura dengan berjalan kaki. Rangkaian pembuatan banten dimulai pukul 18.00 WITA hingga tengah malam. Sebanyak 30 kepala keluarga warga Arya Madura Banjarangkan mengikuti rangkaian tradisi ini.
Pemindahan lokasi mengubah titik persembahan
Bagi pembaca di Bali, perubahan ini penting karena Pantai Tegal Besar tidak menjadi lokasi puncak persembahan pada pelaksanaan tahun ini. Titik yang digunakan adalah Pantai Siut di Kabupaten Gianyar, sementara rangkaian utama warga tetap berpusat di Pura Kawitan Dadia Arya Dalem Madura, Dusun Selat, Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.
Tradisi Ngaro digelar pada malam Purnama Kapat dan disebut sebagai warisan leluhur asal Madura yang dilestarikan secara turun-temurun oleh keturunan Raja Madura di Banjarangkan. Ritual ini berakar dari upacara penebusan dosa leluhur yang dikaitkan dengan Adipati Arya Kuda Pinolih.
Upacara dipuput oleh Jero Mangku setempat. Saat prosesi berlangsung, warga minim menggunakan gamelan dan sinar lampu sebagai penerang. Setelah upacara selesai, persembahan berupa tumpeng dan banten lainnya dibagikan kepada warga Arya Madura serta pemedek umum yang hadir.
Informasi yang tersedia tidak menyebutkan perubahan tarif, jadwal kunjungan, atau penutupan jalur bagi pembaca. Fakta yang berubah pada hari pelaksanaan adalah lokasi puncak persembahan: dari Pantai Tegal Besar di Klungkung ke Pantai Siut di Gianyar.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
BMKG Catat Gelombang Rendah di Pelabuhan Nusa Penida
BMKG mencatat gelombang 0.9 m kategori Rendah di Pelabuhan Nusa Penida pada 28 September 2026. Cuaca dan angin berubah pada sejumlah waktu pengamatan.
Terbaru di Budaya

Berita utama hari ini

Baca juga




