Bali Aktual

Senin, 28 September 2026

Yowana Tuban Gelar Siat Geni di Kuta Badung

Puluhan yowana Desa Adat Tuban mengikuti Siat Geni pada 26 September 2026 di sisi timur Pura Dalem Kahyangan Tuban. Prosesi memakai sabut kelapa yang dibakar.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Bongkahan arang kayu hitam dengan bara api menyala merah di bagian tengah.
Ilustrasi: Bongkahan arang kayu hitam dengan bara api menyala merah di bagian tengah. · Foto: Sté Fonseca / Pexels

Mangupura — Puluhan yowana Desa Adat Tuban, Kecamatan Kuta, Badung, melaksanakan tradisi Siat Geni pada Sabtu malam, 26 September 2026, di sisi timur Pura Dalem Kahyangan Tuban.

Dalam prosesi ini, para yowana saling melempar sabut kelapa yang telah dibakar. Siat Geni menjadi bagian dari rangkaian puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Pedudusan Agung, Menawa Ratna, dan Tawur Balik Sumpah Utama di Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Tuban.

Ritual tersebut berlangsung pada Purnama Kapat, yang jatuh pada rahina Saniscara Umanis Bala. Sebelum prosesi, peserta melakukan persembahyangan. Setelahnya, mereka menjalani melukat sebagai bentuk pembersihan diri.

Siat Geni menjadi penanda puncak karya di Tuban

Bagi pembaca yang berada di Kuta (Badung), kegiatan ini merupakan bagian dari agenda adat dan keagamaan di Desa Adat Tuban. Lokasi prosesi berada di bagian tenggara pura, sehingga informasi ini penting bagi warga atau pengunjung yang perlu memahami konteks kegiatan di kawasan tersebut pada malam pelaksanaan.

Siat Geni dimaknai sebagai prosesi panyomia, yakni upaya menetralisasi energi negatif, marabahaya, penyakit, dan hal-hal yang dianggap mengganggu kehidupan masyarakat Tuban. Api yang digunakan bukan sekadar atraksi saling lempar, melainkan sarana dalam rangkaian ritual.

Peserta harus menjalani asuci laksana atau menjaga kesucian diri sebelum mengikuti prosesi. Mereka juga tidak boleh dalam kondisi cuntaka atau sebel, termasuk sedang berduka karena kematian atau berada dalam keadaan lain yang dianggap tidak suci.

Jumlah peserta Siat Geni biasanya berkisar 40 hingga 100 orang. Pada pelaksanaan tahun ini, jumlahnya diperkirakan sekitar 70 orang. Prosesi berlangsung sekitar 30 hingga 45 menit.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Budaya

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.