Bali Aktual

Selasa, 6 Oktober 2026

177 Atlet Klungkung Jalani Tes Fisik Menuju Porprov Bali 2027

Sebanyak 177 atlet Klungkung menjalani tes fisik di GOR Swecapura, Desa Gelgel, pada 5 Oktober 2026. Hasilnya menjadi dasar evaluasi TC menuju Porprov Bali 2027.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: 083b Nr Klungkung, Bali 1971.
Foto arsip: 083b Nr Klungkung, Bali 1971. · Foto: wilford peloquin / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

Klungkung — Sebanyak 177 atlet Klungkung mengikuti tes fisik pada 5 Oktober 2026 di GOR Swecapura, Desa Gelgel, sebagai bagian dari program Training Center (TC) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klungkung menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.

Evaluasi ini menjadi penilaian awal kondisi fisik atlet lintas cabang olahraga. Para atlet telah menjalani TC terpusat sejak 30 Agustus 2026. Pemeriksaan dan pengujian dilakukan untuk melihat perkembangan kemampuan fisik selama pemusatan latihan.

Sebelum pengujian, atlet mengikuti pemeriksaan kesehatan, pembagian kelompok, dan senam peregangan. Materi tes meliputi lari selama 12 menit, push-up selama satu menit, sit-up selama satu menit, serta shuttle run tiga kali.

Hasil tes akan menjadi data awal untuk mengevaluasi perkembangan fisik atlet selama mengikuti pemusatan latihan. Data tersebut juga digunakan sebagai bahan evaluasi dalam menentukan jadwal, materi, dan tahapan latihan berikutnya.

Tes fisik menjadi dasar pembinaan atlet Klungkung

Bagi pembaca di Klungkung, kegiatan ini menunjukkan perubahan yang langsung terjadi dalam pembinaan olahraga daerah: kondisi atlet mulai dicatat melalui pengukuran yang teratur, bukan hanya melalui latihan rutin. Lokasi kegiatan berada di Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung.

Program ini berkaitan dengan persiapan Klungkung menghadapi Porprov Bali 2027. Pengujian lintas cabang olahraga memberi KONI Kabupaten Klungkung data untuk memantau perkembangan atlet selama TC. Hasilnya dapat dipakai untuk menyusun latihan yang lebih sesuai dengan kondisi fisik peserta.

Rangkaian tes tersebut mencakup daya tahan dan kekuatan dasar. Lari 12 menit mengukur kemampuan berlari dalam durasi tertentu, sedangkan push-up, sit-up, dan shuttle run menjadi bagian dari pengujian kebugaran yang dilakukan pada kegiatan itu.

Untuk pembaca hari itu, informasi utamanya adalah pelaksanaan evaluasi fisik telah berlangsung pada 5 Oktober 2026 di GOR Swecapura. Jadwal, materi, dan tahapan latihan selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Olahraga

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.