Bali Aktual

Rabu, 7 Oktober 2026

Lima Atlet Bali Sumbang Lima Medali Asian Games 2026

Lima atlet Bali menyumbangkan satu emas, satu perak, dan tiga perunggu untuk Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Capaian ini menjadi tolok ukur pembinaan olahraga berjenjang.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tiga medali bernomor 1, 2, dan 3 berjajar di atas latar dua warna.
Ilustrasi: Tiga medali bernomor 1, 2, dan 3 berjajar di atas latar dua warna. · Foto: DS stories / Pexels

Denpasar — Lima atlet Bali menyumbangkan lima medali untuk Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, dengan hasil satu emas, satu perak, dan tiga perunggu pada 7 Oktober 2026.

Lima atlet tersebut ialah Desak Made Rita Kusuma Dewi dari panjat tebing, I Made Pajar Ariyana dari selancar ombak, Cokorda Istri Agung Sanistyarani dari karate, Sayu Bella Sukma Dewi dari balap sepeda, dan Dewa Putu Yadi Suteja dari menembak. Perolehan itu menjadi catatan Bali dalam ajang olahraga Asia yang diikuti atlet dari berbagai negara.

Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas pada nomor speed putri panjat tebing. I Made Pajar Ariyana menyumbang perak dari nomor shortboard putra selancar. Tiga perunggu diraih Cokorda Istri Agung Sanistyarani pada nomor kumite -55 kilogram putri karate, Sayu Bella Sukma Dewi pada nomor MTB XCO putri balap sepeda, serta Dewa Putu Yadi Suteja pada nomor 25 meter Rapid Fire Pistol beregu putra menembak.

Lima medali menguji pembinaan atlet Bali

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Komite Olahraga Nasional Indonesia Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka alias Gung Cok, menilai capaian ini menunjukkan pembinaan olahraga yang berjalan berjenjang. Proses itu dimulai dari kabupaten/kota melalui pengurus cabang olahraga, berlanjut ke tingkat nasional, lalu menuju kompetisi internasional.

Pemantauan atlet dilakukan melalui Kejuaraan Nasional, Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional, dan Pekan Olahraga Nasional. Untuk menuju Pekan Olahraga Nasional, penjaringan dilakukan melalui Pekan Olahraga Provinsi Bali. Atlet yang menunjukkan kemampuan terbaik kemudian diproyeksikan mengikuti babak kualifikasi hingga pertandingan utama.

Bagi pembaca di Bali, hasil ini memberi gambaran bahwa prestasi internasional bertumpu pada jalur pembinaan daerah. Peran pengurus cabang olahraga di kabupaten/kota dan pengurus provinsi cabang olahraga tetap menjadi bagian penting dari proses tersebut. Pada 7 Oktober 2026, perubahan yang bisa dicatat adalah bertambahnya tolok ukur pembinaan olahraga Bali melalui lima medali dari lima atlet.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

    Dinkes Bali Catat Sembilan Kasus Influenza A

    Berita Bali

    Dinkes Bali Catat Sembilan Kasus Influenza A

    Dinkes Bali mencatat sembilan sampel positif Influenza A dari 113 pemeriksaan. Seluruh pasien dilaporkan sembuh, sedangkan kasus ISPA mencapai 298.947…

  2. Terbaru di Olahraga

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.