Lima Atlet Bali Sumbang Lima Medali Asian Games 2026
Lima atlet Bali menyumbangkan satu emas, satu perak, dan tiga perunggu untuk Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Capaian ini menjadi tolok ukur pembinaan olahraga berjenjang.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Denpasar — Lima atlet Bali menyumbangkan lima medali untuk Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, dengan hasil satu emas, satu perak, dan tiga perunggu pada 7 Oktober 2026.
Lima atlet tersebut ialah Desak Made Rita Kusuma Dewi dari panjat tebing, I Made Pajar Ariyana dari selancar ombak, Cokorda Istri Agung Sanistyarani dari karate, Sayu Bella Sukma Dewi dari balap sepeda, dan Dewa Putu Yadi Suteja dari menembak. Perolehan itu menjadi catatan Bali dalam ajang olahraga Asia yang diikuti atlet dari berbagai negara.
Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas pada nomor speed putri panjat tebing. I Made Pajar Ariyana menyumbang perak dari nomor shortboard putra selancar. Tiga perunggu diraih Cokorda Istri Agung Sanistyarani pada nomor kumite -55 kilogram putri karate, Sayu Bella Sukma Dewi pada nomor MTB XCO putri balap sepeda, serta Dewa Putu Yadi Suteja pada nomor 25 meter Rapid Fire Pistol beregu putra menembak.
Lima medali menguji pembinaan atlet Bali
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Komite Olahraga Nasional Indonesia Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka alias Gung Cok, menilai capaian ini menunjukkan pembinaan olahraga yang berjalan berjenjang. Proses itu dimulai dari kabupaten/kota melalui pengurus cabang olahraga, berlanjut ke tingkat nasional, lalu menuju kompetisi internasional.
Pemantauan atlet dilakukan melalui Kejuaraan Nasional, Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional, dan Pekan Olahraga Nasional. Untuk menuju Pekan Olahraga Nasional, penjaringan dilakukan melalui Pekan Olahraga Provinsi Bali. Atlet yang menunjukkan kemampuan terbaik kemudian diproyeksikan mengikuti babak kualifikasi hingga pertandingan utama.
Bagi pembaca di Bali, hasil ini memberi gambaran bahwa prestasi internasional bertumpu pada jalur pembinaan daerah. Peran pengurus cabang olahraga di kabupaten/kota dan pengurus provinsi cabang olahraga tetap menjadi bagian penting dari proses tersebut. Pada 7 Oktober 2026, perubahan yang bisa dicatat adalah bertambahnya tolok ukur pembinaan olahraga Bali melalui lima medali dari lima atlet.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Berita Bali
Dinkes Bali Catat Sembilan Kasus Influenza A
Dinkes Bali mencatat sembilan sampel positif Influenza A dari 113 pemeriksaan. Seluruh pasien dilaporkan sembuh, sedangkan kasus ISPA mencapai 298.947…
Terbaru di Olahraga

Berita utama hari ini

Baca juga




