Bali Aktual

Kamis, 8 Oktober 2026

Pemkab Karangasem Luncurkan Pepadu untuk Integrasikan Data Kemiskinan

Pemerintah Kabupaten Karangasem meluncurkan Pepadu dalam rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan pada 7 Oktober 2026. Data rapat mencatat sekitar 27,32 ribu penduduk miskin.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sejumlah petani bertopi caping menanam padi di sawah berundak.
Ilustrasi: Sejumlah petani bertopi caping menanam padi di sawah berundak. · Foto: Rahmad Himawan / Pexels

Amlapura — Pemerintah Kabupaten Karangasem meluncurkan Pepadu Karangasem dalam rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan pada 7 Oktober 2026 di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Amlapura.

Mengapa ini penting: Pepadu menjadi dasar integrasi data dan penargetan program penanggulangan kemiskinan bagi sekitar 27,32 ribu penduduk Karangasem.

Kepala Bappeda Karangasem sekaligus Sekretaris Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah, I Gusti Bagus Widiantara, mengatakan penanggulangan kemiskinan membutuhkan kerja bersama karena persoalan itu bersifat multidimensi. Data yang dipaparkan dalam rapat tersebut mencatat sekitar 27,32 ribu penduduk Karangasem berada dalam kemiskinan, atau 6,40 persen.

Menurut Bali Post dan Tribun Bali, pemerintah daerah menjadikan integrasi data dan kolaborasi lintas sektor sebagai dasar penetapan sasaran program. Kolaborasi itu melibatkan perangkat daerah, pemerintah desa, dunia usaha, perguruan tinggi, dan mitra pembangunan daerah.

Model perencanaan dan penganggaran

Pepadu merupakan model integrasi perencanaan dan penganggaran lintas sektor. Sistem ini menghubungkan masalah, potensi, lokasi, sasaran, sumber daya, indikator, dan hasil bersama untuk mendukung penurunan kemiskinan.

Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap Pepadu memperkuat perencanaan dan penganggaran agar lebih terintegrasi dan tepat sasaran. Sistem itu juga diarahkan untuk mempertemukan data dan potensi dengan program pemberdayaan ekonomi serta pemberdayaan masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi forum untuk menyatukan pemahaman mengenai arah kebijakan dan strategi penanggulangan kemiskinan. Pemerintah daerah juga mendorong pemanfaatan data sebagai dasar penetapan sasaran intervensi program dan kegiatan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kabupaten/Kota

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.