Bangli Catat Retribusi Pariwisata 45,41 Persen
Realisasi PAD dari retribusi pariwisata Kabupaten Bangli mencapai 45,41 persen atau Rp26,7 miliar hingga 30 September 2026, dari target Rp58,8 miliar.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Bangli — Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pariwisata Kabupaten Bangli mencapai 45,41 persen hingga 30 September 2026. Capaian ini setara dengan Rp26,7 miliar dari target PAD tahun 2026 sebesar Rp58,8 miliar.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangli, I Wayan Dirga Yusa, menyebut capaian tersebut dipengaruhi penurunan pencatatan kunjungan di Daya Tarik Wisata (DTW) Batur, Kintamani, dari Agustus ke September. Keterangan itu disampaikan pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Data penerimaan hingga 30 September 2026 mencatat Kawasan Pariwisata Kintamani menyumbang lebih dari Rp9,8 miliar. Desa Wisata Penglipuran menyumbang lebih dari Rp16,4 miliar, sedangkan Objek Wisata Kehen mencapai lebih dari Rp385 juta. Penerimaan dari Penulisan tercatat lebih dari Rp18,6 juta dan Trunyan lebih dari Rp86,2 juta.
Angka Bangli Menentukan Ruang Kelola Pariwisata
Kabupaten Bangli mencakup sejumlah daya tarik wisata utama di Kecamatan Kintamani dan wilayah lain, termasuk Penglipuran, Kehen, Penulisan, serta Trunyan.
PAD dari retribusi pariwisata bergantung pada pencatatan kunjungan dan penerimaan di masing-masing daya tarik wisata. Perubahan kunjungan di DTW Batur, Kintamani, ikut memengaruhi capaian keseluruhan. Nilai penerimaan tiap lokasi juga memperlihatkan bahwa Penglipuran dan Kintamani menjadi penyumbang terbesar.
Tidak terdapat perubahan tarif, jadwal operasional, atau penutupan jalur pada 2 Oktober 2026. Posisi realisasi penerimaan tercatat 45,41 persen dari target tahunan, dengan data penerimaan dihitung sampai 30 September 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pemerintahan
SIM Keliling Beroperasi di Enam Daerah Bali Hari Ini
SIM Keliling tersedia di enam kabupaten/kota Bali pada Jumat, 2 Oktober 2026. Pemohon SIM A dan C perlu membawa dokumen persyaratan serta memperhatika…
Terbaru di Data Bali

Berita utama hari ini

Baca juga





