Bali Aktual

Sabtu, 7 November 2026

Koster Targetkan Kereta Bali Mulai 2027, Bali Selatan Diprioritaskan

Wayan Koster menyebut rencana kereta api Bali telah dibahas empat kali bersama Direktur Utama PT KAI. Pelaksanaan ditargetkan mulai 2027 dengan prioritas Bali Selatan hingga Canggu.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Peron dan rel stasiun kereta api yang sepi dengan tanaman hias di sampingnya.
Ilustrasi: Peron dan rel stasiun kereta api yang sepi dengan tanaman hias di sampingnya. · Foto: Irsyad Rifqi / Pexels

Denpasar — Pada 6 November 2026, Gubernur Bali Wayan Koster menyebut rencana kereta api Bali telah dibahas empat kali bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan ditargetkan mulai dilaksanakan pada 2027.

Koster mengatakan perencanaan proyek sudah cukup matang. Kajian teknis PT KAI disebut sudah dimulai, sementara prioritas awal diarahkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di Bali Selatan. Koridor yang menjadi perhatian ialah Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menuju Canggu, Kabupaten Badung.

Rute itu melintasi kawasan dengan mobilitas kendaraan tinggi. Canggu berada di Kecamatan Kuta Utara, sedangkan Kuta yang disebut dalam rencana pengembangan berada di Kabupaten Badung. Laporan lain mengenai rencana proyek menyebut jalur fase awal menghubungkan Bandara Ngurah Rai dengan Kuta, Legian, Seminyak, hingga Canggu.

Koridor Bali Selatan Jadi Prioritas Kereta

Bagi pembaca yang setiap hari melintas dari kawasan bandara menuju Badung utara, perubahan yang perlu dicatat adalah arah kebijakan transportasi massal mulai dipusatkan pada koridor tersebut. Proyek ini belum mengubah tarif, jadwal penerbangan, atau jalur kendaraan pada hari ini; Pemprov Bali baru menyampaikan target pelaksanaan dan perkembangan perencanaan.

Pembahasan antara Pemprov Bali dan PT KAI sebelumnya disebut telah berlangsung beberapa kali. Pada 6 November 2026, Koster menyatakan jumlah pembahasan mencapai empat kali dan perencanaan dinilai cukup matang untuk masuk ke tahap pelaksanaan. Rencana itu ditujukan sebagai alternatif transportasi massal untuk mengurangi kemacetan di Bali Selatan.

Untuk saat ini, pembaca dapat memakai informasi tersebut sebagai penanda arah proyek, bukan sebagai jadwal operasional. Sumber yang dikutip belum menyebut tanggal mulai pembangunan yang lebih rinci, jadwal layanan penumpang, maupun tarif perjalanan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Berita Bali

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.