BMKG Catat Suhu Bali 33 Derajat Celsius pada Akhir Oktober
Data Stasiun Klimatologi Bali untuk 21–31 Oktober 2026 mencatat suhu 21–33 derajat Celsius. Angin tenggara mencapai 16 knot atau sekitar 30 kilometer per jam.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Denpasar — Data periode 21–31 Oktober 2026 menunjukkan suhu minimum 21 derajat Celsius, suhu maksimum 33 derajat Celsius, dan angin tenggara hingga 16 knot di Bali, berdasarkan informasi Stasiun Klimatologi BMKG Bali yang diberitakan pada 4 November 2026.
Kecepatan angin tersebut setara sekitar 30 kilometer per jam. Data ini menjadi gambaran kondisi cuaca Bali pada akhir Oktober saat wilayah tersebut memasuki masa pancaroba. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggunakan data Stasiun Klimatologi Bali untuk menyampaikan catatan suhu dan angin periode tersebut.
Angka cuaca membantu warga Bali menyesuaikan kegiatan
Bagi pembaca di kabupaten dan kota di Bali, catatan suhu 21 hingga 33 derajat Celsius dapat menjadi acuan untuk mengatur kegiatan luar ruang, perjalanan, dan pekerjaan harian. Arah angin tenggara dengan kecepatan hingga 16 knot juga relevan bagi nelayan, pelaku penyeberangan, serta warga pesisir yang perlu memperhatikan kondisi laut dan angin.
Informasi ini bersifat data periode, bukan prakiraan per jam untuk setiap desa atau kecamatan. Karena itu, krama di Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, Jembrana, Buleleng, Bangli, Klungkung, dan Karangasem tetap perlu melihat pembaruan BMKG sebelum bepergian, terutama ketika kegiatan berlangsung di kawasan pesisir atau perairan.
Perubahan yang bisa dipakai pembaca hari itu adalah menyesuaikan rencana luar ruang dengan rentang suhu dan memperhitungkan angin tenggara hingga 30 kilometer per jam. Tidak ada perubahan tarif, jadwal, atau jalur transportasi yang disebut dalam laporan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Budaya
Kalender Bali Tetapkan 15 Oktober 2026 Baik untuk Upacara
Kalender Bali menempatkan Kamis, 15 Oktober 2026, sebagai Wraspati Kliwon Kulawu dengan sejumlah dewasa ayu untuk upacara dan pembangunan tempat suci.…
Terbaru di Data Bali

Berita utama hari ini

Baca juga




