Bali Aktual

Jumat, 30 Oktober 2026

Koster Dorong Akses Pembiayaan UMKM Lebih Terjangkau

Gubernur Bali Wayan Koster mendorong kolaborasi pemerintah, perbankan, lembaga keuangan, dan dunia usaha agar pembiayaan UMKM lebih terjangkau dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan keranjang anyaman rotan dan kayu buatan tangan dengan berbagai bentuk serta warna.
Ilustrasi: Deretan keranjang anyaman rotan dan kayu buatan tangan dengan berbagai bentuk serta warna. · Foto: Sergey Meshkov / Pexels

Mangupura — Gubernur Bali Wayan Koster mendorong penguatan akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam International Fora for Kredit Program Pemerintah 2026 pada 29 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Dorongan tersebut menjadi arah bagi perluasan pembiayaan UMKM di Bali, tetapi sumber tidak menyebut perubahan layanan atau skema kredit yang langsung berlaku setelah forum.

Forum yang berlangsung di Nusa Dua, Badung, itu diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Koster menilai akses modal yang terjangkau, inklusif, dan berkelanjutan penting untuk meningkatkan produktivitas serta membantu UMKM berkembang.

Menurut Koster, keterbatasan akses permodalan masih menjadi tantangan bagi pelaku UMKM. Karena itu, ia mendorong kolaborasi pemerintah, lembaga keuangan, perbankan, dan dunia usaha agar kredit program pemerintah menjangkau lebih banyak pelaku usaha secara tepat sasaran.

Koster juga mengatakan dukungan pembiayaan perlu berjalan bersama peningkatan kapasitas dan kualitas usaha. Optimalisasi kredit program pemerintah, menurut dia, tidak hanya memperluas akses modal, tetapi juga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam forum tersebut, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa pembiayaan UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit non-KUR secara keseluruhan mencapai sekitar Rp1.500 triliun. Hingga 21 Oktober 2026, porsi penyaluran KUR untuk sektor produksi mencapai 65,9 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut penyaluran kredit program pemerintah hingga Oktober 2026 mencapai sekitar Rp294,6 triliun dengan 4,27 juta debitur penerima manfaat.

Forum itu mengusung tema penguatan program kredit pemerintah untuk pembiayaan UMKM yang inklusif dan berkelanjutan. Koster berharap pertemuan tersebut memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, khususnya di Bali.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.