DJPb Bali Gelar Bazar 20 UMKM di Denpasar
DJPb Bali menggelar bazar UMKM di Lapangan Gedung Keuangan Negara I Denpasar pada 29 Oktober 2026. Sebanyak 20 pelaku usaha terlibat dan booth PIP menyediakan pembiayaan ultra mikro.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Denpasar — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bali menghadirkan bazar UMKM di Lapangan Gedung Keuangan Negara I Denpasar pada Kamis, 29 Oktober 2026, untuk memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (ORI) ke-80. Kegiatan ini melibatkan total 20 pelaku usaha.
Bazar menampilkan produk makanan, minuman, dan kerajinan lokal. Empat UMKM binaan yang disebut dalam laporan ialah Sudana Silver, Jegeg Tri Busana, Gaya Warna, dan Purnama Keben Bali. Produk yang ditampilkan meliputi kerajinan perak, kain tenun endek, produk perawatan kecantikan herbal khas Bali, serta kerajinan keben.
Selain area pameran dan penjualan, kegiatan ini menghadirkan booth Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang menyediakan fasilitas pembiayaan ultra mikro. Laporan menyebut bazar menjadi bagian dari upaya DJPb Bali memperluas akses pasar dan memperkenalkan produk UMKM lokal kepada masyarakat.
Booth pembiayaan membuka akses bagi pelaku usaha
Bagi pelaku usaha mikro di Kota Denpasar dan wilayah Bali, kehadiran booth PIP memberi jalur informasi pembiayaan di lokasi bazar. Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) ditujukan bagi usaha mikro yang belum dapat difasilitasi melalui Kredit Usaha Rakyat. Program ini disalurkan melalui lembaga keuangan bukan bank, dengan PIP sebagai pengelola dana terkoordinasi.
Kegiatan berlangsung bersamaan dengan puncak peringatan ORI ke-80. Pembaca yang datang pada hari pelaksanaan dapat melihat produk dari pelaku usaha lokal sekaligus memperoleh informasi mengenai fasilitas pembiayaan ultra mikro di booth PIP. Laporan yang tersedia tidak menyebut jadwal lanjutan, tarif, atau tenggat pendaftaran setelah bazar.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Koster Kaji UMP Bali 2027 di Atas Rp3,4 Juta
Wayan Koster menyebut rentang UMP Bali 2027 yang dipertimbangkan berada di atas Rp3,4 juta dan di bawah Rp5,2 juta. Angka itu belum final dan masih di…
Terbaru di Ekonomi

Baca juga



