Bali Aktual

Sabtu, 24 Oktober 2026

Koster Bahas Kendaraan Listrik Korea Selatan di Denpasar

Wayan Koster dan Dubes Korea Selatan Yoon Soon-gu membahas kendaraan listrik, teknologi digital, lingkungan, serta keamanan pariwisata di Jayasabha, Denpasar, pada 23 Oktober 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Kabel pengisi daya terpasang pada stasiun pengisian kendaraan listrik dengan mobil di latar belakang.
Ilustrasi: Kabel pengisi daya terpasang pada stasiun pengisian kendaraan listrik dengan mobil di latar belakang. · Foto: Engin Akyurt / Pexels

Denpasar — Gubernur Bali Wayan Koster membahas penjajakan kerja sama dengan Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Yoon Soon-gu di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Jumat, 23 Oktober 2026.

Pertemuan itu mencakup energi bersih, kendaraan listrik, transportasi publik, teknologi digital, kecerdasan buatan, pengelolaan sampah, kota cerdas, pengelolaan lingkungan, dan keamanan pariwisata. Koster menyampaikan kebutuhan dukungan pihak ketiga untuk mengonversi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik tanpa menambah beban biaya bagi pengguna.

Dukungan yang dibahas dapat berupa transfer teknologi, investasi, dan penyediaan infrastruktur pengisian daya. Koster juga menyebut pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk pelayanan publik, pengelolaan perkotaan, serta sektor pariwisata.

Kerja sama ini menyentuh transportasi dan keamanan wisatawan

Bagi pembaca di Denpasar dan kabupaten lain di Bali, pembahasan ini mengarah pada perubahan bertahap dalam pilihan transportasi dan layanan publik, bukan perubahan tarif atau rute pada hari itu. Pemerintah Provinsi Bali menyatakan koordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia terus diperkuat untuk menjaga keamanan wisatawan, termasuk wisatawan dari Korea Selatan.

Pertemuan berlangsung sehari setelah Pemerintah Korea Selatan menyerahkan hibah 11 unit bus listrik dan enam fasilitas pengisian daya kepada Pemerintah Provinsi Bali melalui proyek Bali E-Mobility. Bus tersebut diluncurkan pada Kamis, 22 Oktober 2026, di Denpasar. Tahap awal layanan bus melayani Koridor 1 dengan rute dari GOR Ngurah Rai menuju Universitas Udayana hingga Garuda Wisnu Kencana.

Untuk wilayah adat, desa adat dan banjar tetap menjalankan aturan setempat melalui awig-awig, sedangkan pecalang adalah petugas keamanan adat yang membantu menjaga ketertiban bersama krama atau warga. Tidak ada perubahan jadwal layanan, tarif, atau kewajiban baru bagi pengguna kendaraan pada 23 Oktober 2026.

Langkah berikutnya adalah penguatan kemitraan Bali-Korea Selatan pada energi bersih, transportasi listrik, teknologi digital, pengelolaan lingkungan, industri kreatif, dan keamanan pariwisata.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Berita Bali

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.