BPBD Bali Ingatkan Kekeringan Saat Hujan Ringan Berpotensi Turun
BPBD Provinsi Bali menyebut Bali masih berada dalam musim kemarau pada Dasarian I Oktober 2026. Hujan ringan berpotensi terjadi di Tabanan, Buleleng, dan Jembrana pada 4–6 Oktober 2026.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Denpasar — BPBD Provinsi Bali mengingatkan adanya peringatan dini kekeringan meteorologis pada Dasarian I Oktober 2026, sementara hujan ringan berpotensi turun pada 4–6 Oktober 2026 di Tabanan, Buleleng, dan Jembrana.
Informasi ini berlaku untuk wilayah Bali yang secara umum masih berada dalam musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali juga menyatakan tidak terdapat peringatan dini curah hujan tinggi dalam periode tersebut.
Kekeringan tetap perlu diperhatikan di Bali
Bagi pembaca di Bali, prakiraan ini berarti kondisi hujan ringan di beberapa kabupaten tidak mengubah gambaran umum musim kemarau. Tabanan, Buleleng, dan Jembrana menjadi wilayah yang disebut memiliki potensi hujan ringan pada 4–6 Oktober 2026, sedangkan peringatan dini kekeringan meteorologis tetap berlaku pada Dasarian I Oktober 2026.
BMKG juga melaporkan kondisi atmosfer kering masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia. Untuk Bali, curah hujan pada periode akhir September hingga awal Oktober diprakirakan berada pada kategori rendah. Informasi BMKG lain menyebut cuaca pada 2–4 Oktober 2026 umumnya cerah berawan hingga hujan ringan, dengan kondisi kering masih mendominasi.
Dengan demikian, perubahan yang perlu diketahui pembaca hari ini adalah jadwal potensi hujan ringan pada 4–6 Oktober 2026 dan tetap berlakunya peringatan dini kekeringan meteorologis pada Dasarian I Oktober 2026. Tidak ada peringatan dini curah hujan tinggi yang dicantumkan BPBD Provinsi Bali untuk periode tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
Gelombang Selatan Bali Capai 3 Meter pada 6 Oktober
BMKG memprakirakan gelombang Perairan Selatan Bali mencapai 0,5–3,0 Meter pada Selasa, 6 Oktober. Pengguna ferry dan nelayan perlu memperhatikan amban…
Terbaru di Data Bali

Berita utama hari ini

Baca juga



