Bali Aktual

Senin, 5 Oktober 2026

IPM Bali 2025 Mencapai 79,37, Apa Arti Angkanya?

IPM Bali 2025 mencapai 79,37. Angka ini dibaca bersama data pendidikan, kesehatan, dan lingkungan untuk melihat capaian pembangunan manusia di tingkat provinsi.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tampilan atas meja belajar berisi stetoskop, buku catatan, kacamata pelindung, dan gawai.
Ilustrasi: Tampilan atas meja belajar berisi stetoskop, buku catatan, kacamata pelindung, dan gawai. · Foto: Tara Winstead / Pexels

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bali pada 2025 mencapai 79,37. Angka ini merangkum capaian pembangunan manusia melalui dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup, sehingga dapat menjadi titik awal membaca kondisi pembangunan Provinsi Bali secara lebih utuh, bukan hanya dari pertumbuhan ekonomi.

Apa arti IPM Bali 79,37?

IPM adalah indikator komposit untuk melihat pembangunan manusia melalui tiga dimensi dasar: umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak. Angka 79,37 merupakan capaian IPM Bali pada 2025 yang tercantum dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi Bali 2025.

BPS Provinsi Bali menerbitkan Provinsi Bali dalam Angka 2025 pada 28 Februari 2025 sebagai rujukan statistik tahunan daerah. Publikasi itu menghimpun data sosial, ekonomi, dan pemerintahan Bali.

Bagaimana kondisi pendidikan yang tercatat?

Dokumen pemerintah daerah mencatat persentase anak usia 16–18 tahun yang mengikuti pendidikan menengah sebesar 93,82 persen pada 2025. Indikator ini mengukur partisipasi pendidikan menengah, bukan seluruh jenjang pendidikan.

Dokumen yang sama mencatat 6.012 ruang kelas dalam elemen data pendidikan. Angka tersebut adalah jumlah ruang kelas yang dicantumkan dalam laporan, bukan ukuran langsung kualitas proses belajar.

Bagaimana gambaran layanan kesehatan?

LPPD Provinsi Bali 2025 mencatat daya tampung rumah sakit rujukan sebanyak 8.968 tempat tidur. Rasio yang dicantumkan dalam dokumen itu adalah 2,04 tempat tidur per 1.000 penduduk.

Angka layanan kesehatan tersebut membantu menjelaskan salah satu dimensi pembangunan manusia, tetapi tidak dengan sendirinya menggambarkan seluruh mutu atau pemerataan layanan kesehatan di setiap kabupaten dan kota.

Apakah pembangunan manusia terkait dengan lingkungan?

Laporan pemerintah daerah mencatat Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Bali sebesar 71,81 poin pada 2025. Dokumen itu juga mencatat persentase penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 12,37 persen.

Indikator lingkungan tidak membentuk IPM secara langsung, tetapi memberi konteks bagi pembangunan daerah karena kesehatan dan kualitas hidup penduduk juga berlangsung dalam kondisi lingkungan tertentu.

Dokumen apa yang dapat menjadi rujukan?

Untuk membaca IPM bersama indikator sektoralnya, pembaca dapat membandingkan LPPD Provinsi Bali 2025 dengan publikasi tahunan BPS. LPPD memuat capaian kinerja pemerintah daerah, sedangkan BPS menyajikan statistik daerah dengan cakupan sosial dan ekonomi yang lebih luas.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Data Bali

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.