IPM Bali 2025 Mencapai 79,37, Apa Arti Angkanya?
IPM Bali 2025 mencapai 79,37. Angka ini dibaca bersama data pendidikan, kesehatan, dan lingkungan untuk melihat capaian pembangunan manusia di tingkat provinsi.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bali pada 2025 mencapai 79,37. Angka ini merangkum capaian pembangunan manusia melalui dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup, sehingga dapat menjadi titik awal membaca kondisi pembangunan Provinsi Bali secara lebih utuh, bukan hanya dari pertumbuhan ekonomi.
Apa arti IPM Bali 79,37?
IPM adalah indikator komposit untuk melihat pembangunan manusia melalui tiga dimensi dasar: umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak. Angka 79,37 merupakan capaian IPM Bali pada 2025 yang tercantum dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Provinsi Bali 2025.
BPS Provinsi Bali menerbitkan Provinsi Bali dalam Angka 2025 pada 28 Februari 2025 sebagai rujukan statistik tahunan daerah. Publikasi itu menghimpun data sosial, ekonomi, dan pemerintahan Bali.
Bagaimana kondisi pendidikan yang tercatat?
Dokumen pemerintah daerah mencatat persentase anak usia 16–18 tahun yang mengikuti pendidikan menengah sebesar 93,82 persen pada 2025. Indikator ini mengukur partisipasi pendidikan menengah, bukan seluruh jenjang pendidikan.
Dokumen yang sama mencatat 6.012 ruang kelas dalam elemen data pendidikan. Angka tersebut adalah jumlah ruang kelas yang dicantumkan dalam laporan, bukan ukuran langsung kualitas proses belajar.
Bagaimana gambaran layanan kesehatan?
LPPD Provinsi Bali 2025 mencatat daya tampung rumah sakit rujukan sebanyak 8.968 tempat tidur. Rasio yang dicantumkan dalam dokumen itu adalah 2,04 tempat tidur per 1.000 penduduk.
Angka layanan kesehatan tersebut membantu menjelaskan salah satu dimensi pembangunan manusia, tetapi tidak dengan sendirinya menggambarkan seluruh mutu atau pemerataan layanan kesehatan di setiap kabupaten dan kota.
Apakah pembangunan manusia terkait dengan lingkungan?
Laporan pemerintah daerah mencatat Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Bali sebesar 71,81 poin pada 2025. Dokumen itu juga mencatat persentase penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 12,37 persen.
Indikator lingkungan tidak membentuk IPM secara langsung, tetapi memberi konteks bagi pembangunan daerah karena kesehatan dan kualitas hidup penduduk juga berlangsung dalam kondisi lingkungan tertentu.
Dokumen apa yang dapat menjadi rujukan?
Untuk membaca IPM bersama indikator sektoralnya, pembaca dapat membandingkan LPPD Provinsi Bali 2025 dengan publikasi tahunan BPS. LPPD memuat capaian kinerja pemerintah daerah, sedangkan BPS menyajikan statistik daerah dengan cakupan sosial dan ekonomi yang lebih luas.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kabupaten/Kota
Piala Bupati Badung Rugby 2026 Cetak Juara Baru Pelajar
Kejuaraan Piala Bupati Badung cabang rugby pada 2026 melahirkan juara baru di tingkat SD dan SMP. Para juara diproyeksikan mengikuti seleksi lanjutan…
Terbaru di Data Bali

Berita utama hari ini

Baca juga





