BEM Unud Buka Ruang Aspirasi Warga di CFD Renon
BEM Universitas Udayana menggelar aksi simbolik di CFD Renon, Denpasar, pada 1 November 2026. Warga diajak menulis aspirasi dan berdonasi untuk korban karhutla Kalimantan.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Denpasar — BEM Universitas Udayana menggelar aksi simbolik di kawasan Car Free Day Renon, Denpasar, pada Minggu, 1 November 2026, mulai pukul 07.00 WITA. Mahasiswa mengajak pengunjung menuliskan aspirasi pada lembaran vinyl baliho dan sebagian peserta mengacungkan tiga jari.
Kegiatan berlangsung saat hujan. Koordinator Analisis dan Pergerakan BEM Universitas Udayana, Ni Kadek Sri Yulianti, menyebut aksi itu menyoroti sejumlah persoalan yang belum diselesaikan, antara lain kebakaran hutan dan lahan, korupsi, upah minimum provinsi Bali, serta bahan bakar minyak.
Pengunjung CFD juga diberi ruang untuk menyampaikan keresahan melalui tulisan atau membaca aspirasi yang sudah ditulis. BEM Universitas Udayana sekaligus membuka penggalangan dana bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Aspirasi warga mendapat ruang di CFD Renon
Bagi warga Denpasar dan krama yang beraktivitas di Lapangan Renon, kegiatan ini menyediakan cara menyampaikan keluhan tanpa harus mengikuti demonstrasi. Aspirasi ditulis langsung di media yang disediakan, sehingga pembaca yang datang ke kawasan CFD dapat melihat isu yang sedang disuarakan.
Aksi tersebut mengangkat persoalan lokal dan nasional dalam satu ruang: standar hidup layak terkait upah minimum Bali, persoalan BBM, korupsi, serta dampak kebakaran hutan dan lahan. Tiga jari digunakan sejumlah peserta dan pengunjung sebagai simbol dalam aksi.
Perubahan yang dapat diikuti pembaca hari itu adalah tersedianya ruang penulisan aspirasi dan penggalangan dana di kawasan CFD Renon. Tidak ada jadwal lanjutan atau target dana yang disebutkan dalam laporan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Koster Kaji UMP Bali 2027 di Atas Rp3,4 Juta
Wayan Koster menyebut rentang UMP Bali 2027 yang dipertimbangkan berada di atas Rp3,4 juta dan di bawah Rp5,2 juta. Angka itu belum final dan masih di…
Terbaru di Hukum & Kriminal

Berita utama hari ini

Baca juga





