207 Starter Ramaikan Bupati Buleleng Cup di Sirkuit Jatimas
Sebanyak 207 starter turun di R-Joss 24 Bupati Buleleng Cup Grasstrack & Motocross Championship 2026 di Sirkuit Jatimas, Bengkala, Kubutambahan.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 3 menit baca
Singaraja — Sebanyak 207 starter ambil bagian dalam R-Joss 24 Bupati Buleleng Cup Grasstrack & Motocross Championship 2026 di Sirkuit Jatimas, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Bali, pada Sabtu–Minggu, 12–13 September 2026. Ajang yang mempertandingkan 31 kelas ini diarahkan sebagai wadah pembibitan sekaligus penjaringan atlet Buleleng menuju Porprov Bali 2027, menurut pemberitaan Tribun Bali dan RRI Singaraja.
Ketua panitia, I Gede Purnamawan, mengatakan jumlah peserta melampaui perkiraan panitia. Menurut dia, peserta tidak hanya berasal dari Bali, tetapi juga dari Yogyakarta, Blitar, Surabaya, dan sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Purnamawan yang juga Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Buleleng menyebut kehadiran pembalap dari luar Bali menunjukkan minat tinggi terhadap kejuaraan grasstrack dan motocross di lintasan Jatimas.
Menurut laporan Tribun Bali dan Sinartimur, total 31 kelas diperlombakan selama dua hari dengan jumlah 207 starter yang turun dalam berbagai nomor. Sinartimur menulis, sebanyak 77 crosser berpartisipasi dalam kejuaraan ini, dengan akumulasi starter mencapai 207 sepanjang dua hari pelaksanaan. Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui sejumlah pejabat yang hadir menyebut kejuaraan ini menjadi salah satu ajang kompetisi otomotif di wilayah Jawa–Bali.
Pembibitan pembalap muda
Selain menjadi arena kompetisi, kejuaraan ini dimanfaatkan panitia untuk memberi ruang latihan dan pertandingan bagi pembalap muda. Tribun Bali melaporkan sekitar 20 pembalap anak-anak turut ambil bagian dalam perlombaan. Purnamawan menyatakan event ini diarahkan untuk pembibitan pembalap, khususnya atlet muda yang diproyeksikan memperkuat Buleleng pada Porprov Bali 2027.
Masih menurut Purnamawan, kehadiran sirkuit permanen menjadi faktor penting dalam pembinaan karena pembalap dapat berlatih sekaligus menguji kemampuan dalam suasana kejuaraan. Pembinaan itu ditujukan agar atlet Buleleng lebih siap menghadapi pertandingan resmi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi Bali 2027.
Tribun Bali mencatat, untuk kategori junior pada Porprov Bali, batas usia atlet yang dirujuk panitia adalah paling rendah 16 tahun dan maksimal 20 tahun. Kriteria usia tersebut menjadi acuan bagi panitia dan IMI Buleleng dalam memetakan calon atlet dari ajang Bupati Buleleng Cup.
Peran Sirkuit Jatimas
Sirkuit Jatimas di Desa Bengkala menjadi tuan rumah ajang R-Joss 24 Bupati Buleleng Cup Grasstrack & Motocross Championship 2026. RRI Singaraja menyebut sirkuit ini disiapkan sebagai salah satu wadah pembinaan bibit pembalap masa depan di Buleleng. Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Lingkungan Hidup dan jajaran kecamatan Kubutambahan mendukung pemanfaatan sirkuit sebagai lokasi kejuaraan sekaligus pembinaan atlet otomotif.
Camat Kubutambahan I Nyoman Arya Lanang Subahagia Putra menghadiri pembukaan kejuaraan Bupati Buleleng Cup Grasstrack dan Motocross Championship 2026 di Sirkuit Jatimas pada Minggu, 13 September 2026. Dalam laporan pemerintah kecamatan, disebutkan sebanyak 207 peserta mengikuti kejuaraan ini dan berasal dari berbagai daerah di Bali hingga Jawa.
Konteks kejuaraan
Menurut pemberitaan RRI dan Sinartimur, ajang R-Joss 24 Bupati Buleleng Cup Grasstrack & Motocross Championship 2026 digelar sebagai kejuaraan terbuka yang melibatkan ratusan pembalap lokal dan nasional. Kejuaraan berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 12–13 September 2026, dengan total 31 kelas yang diperlombakan dan 207 starter yang turun di berbagai kelas.
Tribun Bali menulis, ajang ini menjadi bagian dari penjaringan atlet yang diproyeksikan memperkuat Buleleng pada Porprov Bali 2027. Dengan dukungan IMI Buleleng, pemerintah kecamatan, dan perangkat daerah, kejuaraan di Sirkuit Jatimas diharapkan memperkuat pembinaan otomotif serta menyediakan ruang kompetisi reguler bagi pembalap dari Bali dan daerah lain.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kabupaten/Kota
BMKG Tetapkan Buleleng Berstatus Awas Kekeringan Pada 11–20 September 2026
BMKG menetapkan Kabupaten Buleleng berstatus awas kekeringan meteorologis pada Dasarian II September 2026, periode 11–20 September.
Terbaru di Kabupaten/Kota
Baca juga




