Bali Aktual

Senin, 21 September 2026

Tirta Gangga Art Festival Ketiga Hadirkan Seni Lintas Agama

Tirta Gangga Art Festival 2026 kembali digelar di Karangasem pada 13–19 September.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Karangasem — Tirta Gangga Art Festival kembali digelar untuk ketiga kalinya pada 13–19 September 2026 di Taman Tirta Gangga, Karangasem, Bali, menampilkan seni budaya Hindu Bali dan seni dari umat Islam sebagai bagian dari pesan keberagaman dan toleransi antarumat beragama.

Kepala Pengelola Taman Tirta Gangga, Anak Agung Made Kosalya, menyatakan festival ini dirancang sebagai ruang untuk menampilkan keragaman seni dan budaya yang berkembang di masyarakat. Menurut Kosalya, penyelenggara tidak membatasi diri pada kesenian Bali semata, tetapi juga membuka ruang bagi seni lintas agama.

“Sudah tentunya festival ini kami menyelenggarakan atau menampilkan seni-seni budaya, bukan saja seni budaya Hindu atau Bali, tetapi kami juga menampilkan seni budaya dari lintas agama,” kata Kosalya saat ditemui di sela-sela acara pembukaan, Minggu, 13 September 2026.

Menurut pemberitaan media lokal, Tirta Gangga Art Festival 2026 digelar selama tujuh hari dengan mengisi ruang taman air yang menjadi ikon wisata Karangasem. Festival ini bertepatan dengan peringatan usia Taman Tirta Gangga yang ke-78 tahun dan diharapkan menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan timur Bali.

Data utama festival:

  • Edisi penyelenggaraan: ketiga, setelah festival pertama digelar pada 2024 dan berlanjut pada 2025.
  • Waktu pelaksanaan: 13–19 September 2026.
  • Lokasi: Taman Tirta Gangga, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali.
  • Rangkaian acara: pertunjukan tarian massal, parade budaya, dan sejumlah perlombaan seni dan budaya.

Seni lintas agama dan penguatan toleransi

Kosalya menekankan bahwa keberagaman merupakan kekayaan budaya Bali yang perlu terus ditonjolkan. Ia menyebut Bali dikenal bukan hanya melalui seni dan tradisi Hindu, tetapi juga melalui kehidupan masyarakat dari berbagai agama yang hidup berdampingan.

Dalam liputan media, keterlibatan kesenian dari umat Islam disebut sebagai bagian dari upaya festival menampilkan keragaman budaya dan memperkuat toleransi antarumat beragama. Penampilan seni lintas agama itu ditempatkan berdampingan dengan kesenian Bali Timur, seperti lomba Tari Truna Jaya, parade budaya keris, serta berbagai bentuk seni pertunjukan lainnya.

Penyelenggara berharap sajian seni lintas agama di Tirta Gangga Art Festival dapat menggambarkan praktik toleransi yang telah lama hidup di masyarakat Bali. Menurut pemberitaan, ruang panggung diberikan kepada kelompok-kelompok masyarakat dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda, tanpa mengurangi peran utama kesenian Bali dalam festival.

Dorong pariwisata Karangasem

Panitia festival menyebut kegiatan ini diharapkan memberi dampak terhadap pariwisata Karangasem, khususnya di kawasan Tirta Gangga dan sekitarnya. Kosalya mengajak pelaku pariwisata, pemerintah, dan pihak lain bekerja sama mendorong pemulihan sektor pariwisata melalui kegiatan seni dan budaya.

Dalam pemberitaan media lokal, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Gus Par, menyambut positif pelaksanaan Tirta Gangga Art Festival 2026. Ia menilai festival ini dapat membantu memperkenalkan potensi pariwisata daerah sekaligus mendorong peningkatan jumlah wisatawan ke Karangasem.

Gus Par menyatakan festival seni di Tirta Gangga sejalan dengan upaya pemerintah daerah mengembangkan pariwisata berbasis budaya dan keberagaman. Menurut dia, penguatan citra Karangasem sebagai destinasi wisata akan membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi di wilayah yang dikenal dengan lanskap vulkanik dan kawasan wisata Gumi Lahar tersebut.

Pemerintah daerah dan pengelola Tirta Gangga berharap rangkaian pertunjukan, parade budaya, dan lomba dalam Tirta Gangga Art Festival 2026 dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten, sehingga wisatawan memiliki alasan tambahan untuk berkunjung ke Karangasem setiap September.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.