Bali Aktual

Senin, 21 September 2026

Tiga BBM Nonsubsidi Naik di Bali Mulai 1 September 2026

PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga tiga jenis BBM nonsubsidi di Bali mulai 1 September 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 3 menit baca

Denpasar — — PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di Bali mulai Selasa, 1 September 2026. Penyesuaian berlaku untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, sementara Pertamax dan Pertamax Green 95 tercatat tetap.

Penyesuaian ini mengikuti kebijakan nasional harga BBM nonsubsidi per 1 September 2026 yang diberlakukan di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Rincian kenaikan harga di Bali

Menurut laporan sejumlah media ekonomi yang merujuk daftar harga resmi Pertamina per 1 September 2026, harga BBM nonsubsidi di Bali berubah sebagai berikut:

  • Pertamax Turbo (RON 98): naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter.
  • Dexlite: naik dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter.
  • Pertamina Dex: naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.

Media nasional yang mengutip data acuan Jabodetabek dan sebagian Jawa mencatat bahwa kenaikan tersebut berlaku seragam untuk kelompok wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

Sebagai pembanding, beberapa laporan menyebut kenaikan harga Dexlite sebesar Rp4.000 per liter dan Pertamina Dex Rp4.050 per liter, sementara Pertamax Turbo naik Rp1.300 per liter jika dibandingkan dengan harga Agustus 2026.

Harga BBM nonsubsidi lain di Bali

Daftar harga yang dimuat media nasional dan regional menunjukkan bahwa Bali berada dalam kelompok wilayah Jawa–Bali–Nusa Tenggara dengan harga Pertamax Rp15.950 per liter dan Pertamax Green 95 Rp16.600 per liter per 1 September 2026.

Dalam daftar harga per provinsi yang dirangkum media bisnis, Bali tercatat dengan komposisi harga BBM sebagai berikut:

  • Pertamax: Rp15.950 per liter.
  • Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter.
  • Pertamax Green 95: Rp16.600 per liter.
  • Dexlite: Rp23.700 per liter.
  • Pertamina Dex: Rp25.200 per liter.

Daftar tersebut mengonfirmasi bahwa harga Pertamax dan Pertamax Green 95 di Bali tidak mengalami penyesuaian pada awal September 2026, sementara tiga produk nonsubsidi lain naik.

Dasar penetapan dan perbedaan antarwilayah

Dalam berbagai pernyataan sebelumnya, manajemen Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa penetapan harga BBM nonsubsidi mengikuti formula pemerintah yang mempertimbangkan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta daya beli masyarakat.

Sejumlah laporan media menekankan bahwa harga BBM nonsubsidi, terutama Pertamax dan varian sejenis, berbeda antarwilayah dengan selisih hingga sekitar Rp1.700 per liter. Harga tertinggi Pertamax per 1 September 2026 tercatat di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara, sedangkan harga terendah berada di wilayah perdagangan bebas seperti Sabang dan Batam.

Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan NTB, daftar harga yang dikutip dari data resmi Pertamina dan aplikasi layanan perusahaan menunjukkan Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp15.950 per liter, Pertamax Turbo Rp19.600 per liter, Dexlite Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter.

Dampak bagi konsumen di Bali

Kenaikan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex berpotensi meningkatkan biaya operasional kendaraan berbahan bakar nonsubsidi di Bali, terutama angkutan barang dan jasa yang menggunakan bahan bakar diesel kualitas tinggi.

Perusahaan mendorong konsumen memilih jenis BBM sesuai spesifikasi kendaraan dan kebutuhan, serta memantau harga terbaru menurut wilayah melalui kanal resmi dan aplikasi digital. Perbedaan harga antarprovinsi membuat konsumen di Bali perlu mencermati daftar harga yang berlaku lokal, bukan hanya acuan nasional.

Penyesuaian September 2026 ini tetap membedakan antara BBM nonsubsidi dan produk bersubsidi seperti Pertalite dan Solar, yang dalam laporan harga nasional tidak mengalami perubahan pada awal bulan tersebut.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.