Bali Aktual

Selasa, 22 September 2026

Putri Koster Salurkan Bantuan untuk 180 Kader Posyandu di Denpasar

Aksi Sosial Membina dan Berbagi digelar Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali di Dangin Puri dan Renon pada 7 September 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· Peristiwa: · 4 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi. Gambar dibuat dengan kecerdasan buatan, bukan foto peristiwa.
Ilustrasi. Gambar dibuat dengan kecerdasan buatan, bukan foto peristiwa. · Foto: Ilustrasi AI

Denpasar — Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali menggelar Aksi Sosial Membina dan Berbagi yang menyasar kader Posyandu di Kelurahan Dangin Puri dan Kelurahan Renon, Kota Denpasar, pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan berlangsung di Balai Banjar Bun, Kelurahan Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur, serta Balai Banjar Kelod, Kelurahan Renon, Denpasar Selatan, dan dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster.

Menurut laporan sejumlah media lokal, aksi sosial ini dilaksanakan untuk memperkuat peran kader Posyandu sekaligus memberikan apresiasi atas pengabdian mereka kepada masyarakat. Kegiatan melibatkan Tim Pembina Posyandu Kota Denpasar, perangkat kecamatan dan kelurahan, organisasi perangkat daerah terkait, serta kader Posyandu di dua kelurahan tersebut.

Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan menyasar 105 kader Posyandu 6 SPM. Jumlah itu terdiri dari 30 kader dari Kelurahan Dangin Puri dan 75 kader dari Kelurahan Renon.

Setiap kader menerima paket bantuan berupa 30 kilogram beras, dua krat atau 60 butir telur, serta dua kotak susu. Dengan demikian, bantuan untuk kader di Dangin Puri mencapai 3.150 kilogram beras, 210 krat atau 6.300 butir telur, dan 210 kotak susu. Sementara di Renon, bantuan yang disalurkan mencapai 2.250 kilogram beras, 150 krat atau 4.500 butir telur, dan 150 kotak susu.

Secara keseluruhan, 180 kader Posyandu menerima bantuan dalam aksi sosial ini. Di Dangin Puri, 30 kader berasal dari tujuh lingkungan atau tujuh Posyandu, sedangkan di Renon 75 kader berasal dari lima lingkungan atau lima Posyandu.

Posyandu dan enam bidang SPM

Dalam pembinaan kepada kader, Ny. Putri Suastini Koster menekankan bahwa Posyandu telah mengalami transformasi dan tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak. Posyandu kini mendukung pemenuhan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial, sebagaimana diatur dalam ketentuan terbaru Kementerian Dalam Negeri.

Putri Koster mendorong kader Posyandu sebagai pihak yang paling dekat dengan masyarakat agar peka terhadap persoalan di lingkungan masing-masing serta mampu mengenali kondisi, kebutuhan, dan aspirasi warga. Kader didorong aktif mendata kebutuhan masyarakat di tingkat lingkungan untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah desa atau kelurahan dan pihak terkait.

Ketua TP Posyandu Provinsi Bali juga mengingatkan bahwa dengan memahami enam bidang SPM, kader akan lebih mudah mengawal berbagai masalah yang muncul di masyarakat, mulai dari layanan kesehatan dasar hingga penataan lingkungan dan pemenuhan kebutuhan sosial.

Komitmen Denpasar memperkuat Posyandu

Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara, menyatakan komitmen Kota Denpasar untuk menerapkan enam bidang SPM di tingkat tapak melalui sinergi antara TP Posyandu Provinsi dan TP Posyandu Kota. Aksi Sosial Membina dan Berbagi di Dangin Puri dan Renon disebut sebagai bagian dari upaya akselerasi Posyandu era baru di Denpasar.

Sebelumnya, TP Posyandu Kota Denpasar menggelar posyandu serentak di 459 kelompok Posyandu yang tersebar di 43 desa dan kelurahan pada 19 Mei 2026. Kegiatan serentak tersebut menjadi salah satu bentuk penguatan pelayanan dasar dan pelibatan kader di seluruh wilayah kota.

Aksi sosial di Dangin Puri dan Renon diharapkan memperkuat koordinasi antara TP Posyandu Provinsi Bali, pemerintah kota, perangkat daerah, dan kader Posyandu. Selain menjalankan pelayanan rutin, kader diminta aktif memberikan edukasi, mendeteksi persoalan lingkungan, serta menghubungkan warga dengan berbagai layanan pemerintah yang terkait dengan enam bidang SPM.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Berita Bali

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.