Pendapatan Denpasar 2027 Turun Jadi Rp2,89 Triliun
Rancangan APBD 2027 Denpasar menurunkan pendapatan daerah sekitar Rp160,8 miliar dari APBD Perubahan 2026. Transfer pusat turun, sementara target pajak dinaikkan.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Denpasar — Pendapatan daerah Kota Denpasar dalam rancangan APBD 2027 ditetapkan sebesar Rp2,89 triliun pada rapat paripurna DPRD Kota Denpasar, Jumat, 2 Oktober 2026.
Angka itu turun 5,27 persen atau sekitar Rp160,8 miliar dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 yang tercatat sebesar Rp3,055 triliun. Penurunan tersebut dikaitkan dengan pemangkasan pendapatan transfer dari pemerintah pusat.
Dalam rancangan APBD 2027, dana transfer pemerintah pusat dianggarkan Rp629 miliar. Nilai itu dipangkas Rp300,2 miliar atau 32,3 persen dari transfer 2026 sebesar Rp929,2 miliar.
Untuk mengantisipasi berkurangnya transfer pusat, pemerintah kota dan DPRD Denpasar mengarahkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yakni pendapatan yang bersumber dari penerimaan daerah sendiri. Target pajak daerah pada Tahun Anggaran 2027 ditetapkan Rp1,85 triliun, naik 5,7 persen atau Rp100 miliar dari target APBD 2026.
Target pajak menjadi tumpuan pendapatan Denpasar
Selain pajak daerah, PAD 2027 diproyeksikan sebesar Rp2,156 triliun lebih setelah memperhitungkan retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah. Proyeksi itu bertumbuh Rp120,6 miliar lebih dibandingkan target 2026 sebesar Rp2,035 triliun lebih.
Bagi warga Denpasar, perubahan ini belum langsung mengubah tarif atau jadwal layanan pada 2 Oktober 2026. Dampak yang perlu diperhatikan berada pada arah kebijakan pendapatan: target pajak daerah dinaikkan ketika transfer pusat dalam rancangan anggaran diturunkan.
Rapat paripurna ke-19 Masa Persidangan III DPRD Kota Denpasar menjadi forum pengungkapan angka rancangan tersebut. Informasi yang tersedia menyebutkan rancangan APBD 2027 masih berupa rancangan, sehingga angka pendapatan dan target penerimaan dapat menjadi bagian dari pembahasan anggaran berikutnya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
Kunjungan Wisman ke Bali Turun 1,62 Persen hingga Agustus
BPS Bali mencatat 4.586.959 kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari–Agustus 2026. Angka kumulatif itu turun 1,62 persen dibandingkan periode yang…
Terbaru di Pemerintahan

Berita utama hari ini

Baca juga





